Meski begitu, Anda tetap harus memastikan hal lain, misalnya buku servis dan berapa kali mobil tersebut ganti oli.
Selain itu, usahakan untuk mengecek elektrikal mobil-mobil bekas tahun lama. Dalam kondisi seperti ini, Anda sebaiknya memanggil ahli seperti jasa inspeksi mobil.
Hal yang sama juga disampaikan oleh pemilik akun TikTok Berburu Mobil Impian.
Menurutnya calon pembeli sebaiknya tidak selalu menilai bahwa mobil kilometer rendah sudah pasti bagus dan kilometer tinggi pasti lebih jelek.
Tips Membeli Mobil Bekas Selain Memperhatikan KM
Jangan sama terpatut pada KM saja, berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum beli mobil bekas.
1. Periksa Riwayat Servis
Mobil yang dirawat dengan baik biasanya memiliki riwayat di buku servis yang lengkap.
Ini menunjukkan bahwa pemilik sebelumnya disiplin dalam mengganti oli, mengecek rem, kampas kopling, hingga sistem pendingin.
Hindari mobil bekas tanpa riwayat servis, karena bisa saja pernah mengalami kerusakan parah atau kecelakaan.
2. Cek Fisik dan Suara Mesin Secara Langsung
Saat mobil dinyalakan, suara mesin harus halus dan stabil. Dengarkan apakah ada suara bergetar tidak wajar, atau bau terbakar dari kap mesin.
Periksa juga ruang mesin apakah ada rembesan oli atau air radiator yang bocor. Ini bisa jadi tanda perawatan mobil bekas itu masih kurang maksimal.
3. Amati Interior dan Eksterior
Cek bagian dalam mobil: jok, dashboard, plafon, hingga bagian panel pintu. Jika mobil masih terlihat mulus dan original, itu tanda mobil dirawat dengan baik.