Pengembangan Mobil Listrik Jadi Ancaman Hilangnya Lapangan Kerja, Ini Bidang yang Terdampak...

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Senin, 21 Juli 2025 | 19:49 WIB
Pengembangan Mobil Listrik Jadi Ancaman Hilangnya Lapangan Kerja, Ini Bidang yang Terdampak...
Ilustrasi mobil listrik sedang melakukan pengisian daya. (Pexels)

Suara.com - Sebuah riset mengungkapkan perkembangan mobil listrik diperkirakan akan mengorbankan jutaan lapangan kerja. Di Jerman, hampir 200.000 orang terancam kehilangan pekerjaan. 

Sementara di Jepang, angka pengangguran akibat tren ini diprediksi bisa mencapai 5,5 juta orang.

Melansir Carscoops, laporan dari lembaga riset ekonomi Prognos memperkirakan bahwa peralihan ke kendaraan listrik dapat memangkas hingga 186.000 pekerjaan di industri otomotif Jerman pada tahun 2035.

Pengurangan tenaga kerja ini sebagian besar disebabkan oleh sistem penggerak kendaraan listrik yang jauh lebih sederhana dibandingkan dengan mobil bensin. Hal ini membuat mobil listrik membutuhkan lebih sedikit kompone dan pada akhirnya lebih sedikit pekerja. 

Sehingga hal tersebut memberikan dampak tidak hanya pada karyawan produsen mobil tetapi juga pada industri pemasok komponen otomotif.

Pekerjaan di bidang pengelasan, pemrosesan logam, manajemen bisnis dan administrasi bahkan diprediksi akan semakin langka. Sementara, kebutuhan tenaga kerja akan meningkat di sektor teknologi informasi (IT), teknik elektro, dan teknik mesin, meskipun tidak cukup untuk menutupi keseluruhan pekerjaan yang hilang. 

Dengan kata lain, meskipun para pekerja yang terdampak disarankan untuk melakukan pelatihan ulang tetap saja akan ada kekurangan posisi kerja di tahun 2035 bagi sebagian besar tenaga kerja saat ini.

Prognos juga mencatat bahwa perubahan struktur pekerjaan di industri otomotif Jerman sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, namun akan semakin cepat dalam satu dekade ke depan. 

Di sisi lain, Chairman Toyota, Akio Toyoda, turut menyampaikan kekhawatiran serupa. Dirinya menilai bahwa jika industri otomotif sepenuhnya bergantung pada mobil listrik murni, maka sekitar 5,5 juta pekerja di Jepang berisiko hilang.

baca juga

Menurut Toyoda, 5,5 juta pekerja yang akan hilang merupakan konsekuensi besar yang harus dihadapi jika industri otomotif hanya mengandalkan kendaraan listrik sepenuhnya.

Toyoda menyebut bahwa 5,5 juta pekerja tersebut termasuk posisi orang-orang yang berada dalam rantai pasokan Toyota. 

“Ada sekitar 5,5 juta orang yang terlibat dalam industri otomotif di Jepang. Di antara mereka adalah orang-orang yang telah lama bekerja terkait mesin. Jika kendaraan listrik menjadi satu-satunya pilihan termasuk bagi pemasok kami, pekerjaan orang-orang itu akan hilang,” ujarnya.

Selain memperingatkan soal potensi hilangnya lapangan kerja, dirinya juga pernah mengkritik para politisi yang terlalu agresif mendorong penggunaan kendaraan listrik. Dirinya bahkan menyebut bahwa Jepang bisa mengalami krisis listrik saat musim panas jika seluruh kendaraan beralih ke tenaga listrik.

Sebagai gantinya, Toyoda mendorong pendekatan yang lebih seimbang menuju netralitas karbon dengan tetap mengandalkan kendaraan hybrid dan mesin pembakaran internal yang lebih ramah lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Harga Mobil Bekas Suzuki Ertiga? Cek Pasaran Generasi Pertama Sampai Terbaru Per Juli 2025

Berapa Harga Mobil Bekas Suzuki Ertiga? Cek Pasaran Generasi Pertama Sampai Terbaru Per Juli 2025

Otomotif | Senin, 21 Juli 2025 | 18:49 WIB

Performa BYD Seagull Jadi Ancaman untuk Brio? Begini Komparasinya

Performa BYD Seagull Jadi Ancaman untuk Brio? Begini Komparasinya

Otomotif | Senin, 21 Juli 2025 | 18:20 WIB

BYD Seagull Mau Masuk Indonesia tapi Ganti Nama, Harganya Bikin Brio Ketar-ketir

BYD Seagull Mau Masuk Indonesia tapi Ganti Nama, Harganya Bikin Brio Ketar-ketir

Otomotif | Senin, 21 Juli 2025 | 17:28 WIB

Terkini

RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR

RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:22 WIB

5 Posisi Meja Kerja Menurut Feng Shui agar Fokus Meningkat dan Rezeki Lancar

5 Posisi Meja Kerja Menurut Feng Shui agar Fokus Meningkat dan Rezeki Lancar

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:20 WIB

Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi

Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi

Surakarta | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:19 WIB

Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:13 WIB

Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis

Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:10 WIB

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:09 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:04 WIB

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

×