Pemerintah Akan Panggil Produsen Baterai Hyundai-LG Terkait WNI Ditangkap di AS

Liberty Jemadu

Senin, 08 September 2025 | 15:23 WIB
Pemerintah Akan Panggil Produsen Baterai Hyundai-LG Terkait WNI Ditangkap di AS
Pabrik ekosistem baterai dan kendaraan EV milik PT HLI Green Power di Karawang, Jawa Barat, Rabu (3/7/2024) [ANTARA/Muzdaffar Fauzan].
Baca 10 detik
  • Seorang WNI ditangkap dan ditahan dalam operasi migrasi di Georgia, AS.
  • WNI yang ditahan adalah pegawai PT HLI Green Power, produsen baterai kendaraan listrik di Indonesia.
  • Kemlu akan memanggil PT HLI Green Power terkait penangkapan CHT.

Suara.com - Warga Negara Indonesia (WNI) yang turut ditahan otoritas Amerika Serikat dalam penggerebekan di pabrik baterai Hyundai dan LG Energy Solution di Negara Bagian Georgia, telah didampingi oleh Konsulat Jenderal (KJRI) Houston.

Kementerian Luar Negeri menjelaskan bahwa CHT, WNI yang ditangkap dan ditahan di AS itu, merupakan pegawai PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power, produsen baterai kendaraan listrik di Indonesia.

“KJRI Houston telah mendapat akses kekonsuleran untuk berkomunikasi dengan CHT pada tanggal 8 September 2025 (waktu Georgia, AS),” kata Direktur PWNI Kemlu Judha Nugraha saat dihubungi di Jakarta, Senin (8/9/2025).

Direktur PWNI itu juga menyampaikan bahwa Direktorat PWNI Kemlu akan mengadakan pertemuan dengan PT HLI Green Power untuk membicarakan penangkapan WNI tersebut karena yang bersangkutan adalah pegawai PT HLI Green Power yang sedang melakukan pertemuan dengan Hyundai.

PT HLI Green Power adalah perusahaan patungan (joint venture) antara Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution yang memproduksi baterai untuk kendaraan listrik (EV) di Indonesia.

Pabrik perusahaan tersebut berlokasi di Karawang, Jawa Barat, dan merupakan pabrik baterai kendaraan listrik pertama dan terbesar di Asia Tenggara.

Sebelumnya Kemlu menyampaikan ada seorang WNI berinisial CHT yang tertangkap otoritas imigrasi AS (ICE) di pabrik kendaraan listrik Hyundai di Georgia, Kamis (4/92025).

Judha mengatakan bahwa WNI tersebut berada di pabrik tersebut untuk kunjungan bisnis dan bertemu dengan pihak Hyundai saat razia terjadi, menyebutkan bahwa yang bersangkutan memiliki dokumen lengkap untuk agendanya selama di AS.

“CHT memiliki rencana business trip selama 1 bulan di AS dan dilengkapi dengan dokumen paspor, visa, dan undangan dari perusahaan,” kata Judha.

baca juga

Dari 475 orang yang ditahan, sebagian besar merupakan WN Korea Selatan. Mereka ditangkap dan ditahan saat otoritas imigrasi AS merazia pabrik baterai kendaraan listrik, yang merupakan usaha patungan antara Hyundai dan LG, Hyundai Metaplant di Ellabell, Georgia.

Mereka ditahan karena dituding telah masuk dan bekerja di AS secara ilegal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Warga Indonesia yang Turut Ditangkap dalam Penggerebekan Pabrik Hyundai di AS?

Siapa Warga Indonesia yang Turut Ditangkap dalam Penggerebekan Pabrik Hyundai di AS?

Otomotif | Senin, 08 September 2025 | 14:56 WIB

WNI Ikut Ditangkap di Pabrik Hyundai AS, Ini Respons Kemlu

WNI Ikut Ditangkap di Pabrik Hyundai AS, Ini Respons Kemlu

News | Senin, 08 September 2025 | 13:24 WIB

Polri Jawab Permintaan Keluarga Arya Daru, Siap Dalami Kejanggalan WA Aktif dan Amplop Misterius

Polri Jawab Permintaan Keluarga Arya Daru, Siap Dalami Kejanggalan WA Aktif dan Amplop Misterius

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 15:02 WIB

Indonesia Kecam Keputusan Sepihak Israel Ambil Alih Gaza: Langgar Hukum Internasional

Indonesia Kecam Keputusan Sepihak Israel Ambil Alih Gaza: Langgar Hukum Internasional

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 11:39 WIB

Polisi Bungkam Soal Berita Arya Daru Jalan dengan Vara Sebelum Tewas

Polisi Bungkam Soal Berita Arya Daru Jalan dengan Vara Sebelum Tewas

Video | Selasa, 05 Agustus 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×