Bensin Campur Etanol Datang, Mesin Kendaraan Tua Terancam?

Cesar Uji Tawakal | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:00 WIB
Bensin Campur Etanol Datang, Mesin Kendaraan Tua Terancam?
Mobil tua yang tangguh bisa jadi solusi bagi pemula yang punya kendaraan roda empat. [Dok. Antara]
  • Pemerintah segera terapkan bensin campur bioetanol E5 sebagai bahan bakar ramah lingkungan baru.
  • Kabar baik! Kendaraan modern yang lolos regulasi emisi terkini dipastikan aman menenggak bensin etanol.
  • Awas! Kendaraan keluaran lama sangat berisiko mengalami kerusakan komponen vital jika nekat pakai bioetanol.

Suara.com - Bensin bioetanol datang, dan rumornya bisa bikin mesin kendaraan tua terancam. Benarkah demikian?

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia memang tengah bersiap untuk meluncurkan bahan bakar bensin dengan campuran etanol hingga 5 persen (E5).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Tanah Air.

Namun, pertanyaan terbesarnya: apakah semua jenis kendaraan, dari motor matic harian hingga mobil warisan orang tua, aman menenggak "ramuan" baru ini?

Berikut sederet fakta yang bisa mencerahkan pertanyaan di atas dilansir dari berbagai sumber.

Fakta 1: Mesin Modern Aman, Mesin Jadul Wajib Waspada

Ilustrasi Mobil Tua - Rekomendasi Mobil Tua Irit BBM yang Cocok untuk Harian (Pixabay)
Ilustrasi Mobil Tua - Rekomendasi Mobil Tua Irit BBM yang Cocok untuk Harian (Pixabay)

Kabar baik bagi pemilik kendaraan baru. Kendaraan yang sudah mengikuti standar emisi terbaru pada dasarnya dirancang lebih toleran terhadap bahan bakar alternatif.

Artinya, jika kendaraanmu tergolong baru dan sudah memenuhi standar emisi modern, penggunaan bensin E5 relatif aman.

Sebaliknya, inilah peringatan keras bagi para pemilik kendaraan lawas atau yang teknologinya belum secanggih sekarang.

Fakta 2: Deretan "Penyakit" Bensin Etanol di Kendaraan Tua

Mengapa pada kendaraan lama begitu rentan? Sifat kimia etanol berbeda drastis dengan bensin murni, dan ini bisa menjadi malapetaka bagi komponen-komponen yang tidak dirancang untuk itu.

Pada kendaraan lama, material yang terbuat dari paduan karet alam akan mengalami swelling (melar) dan material logam yang tidak tahan korosi akan terkorosi.

Berikut adalah rincian masalah yang bisa timbul:

  • Musuh dalam Selimut Bernama Air:

Etanol punya sifat higroskopis, artinya sangat mudah menyerap uap air dari udara.

Air yang terperangkap dalam sistem bahan bakar akan menjadi pemicu utama korosi atau karat pada komponen logam, seperti tangki dan saluran bensin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Fakta Etanol BBM yang Tuai Pro dan Kontra, Benarkah Buat Mesin Cepat Berkarat?

10 Fakta Etanol BBM yang Tuai Pro dan Kontra, Benarkah Buat Mesin Cepat Berkarat?

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 13:02 WIB

ESDM Bantah Ada Pembelaan Soal Saran SPBU Swasta Beli BBM Murni dari Pertamina

ESDM Bantah Ada Pembelaan Soal Saran SPBU Swasta Beli BBM Murni dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 12:24 WIB

Daftar Negara-negara yang BBM-nya Dicampur Etanol

Daftar Negara-negara yang BBM-nya Dicampur Etanol

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 12:15 WIB

Terkini

PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi

PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 00:36 WIB

Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik

Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 20:52 WIB

Investasi yang Fokus Pada Keselamatan Kunci Efisiensi Operasional Armada Logistik

Investasi yang Fokus Pada Keselamatan Kunci Efisiensi Operasional Armada Logistik

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 19:30 WIB

5 Rekomendasi Mobil Bekas untuk GoCar Prestige, Beserta Syarat Speknya

5 Rekomendasi Mobil Bekas untuk GoCar Prestige, Beserta Syarat Speknya

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 19:30 WIB

5 Rekomendasi Motor Bekas untuk GoRide Comfort dan GrabBike XL

5 Rekomendasi Motor Bekas untuk GoRide Comfort dan GrabBike XL

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 18:33 WIB

Daftar Harga Motor Listrik Alva: Mana Saja yang Jago di Tanjakan?

Daftar Harga Motor Listrik Alva: Mana Saja yang Jago di Tanjakan?

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 18:05 WIB

5 Motor Listrik Anti Konslet, Tak Gundah di Musim Hujan, Kebal Banjir

5 Motor Listrik Anti Konslet, Tak Gundah di Musim Hujan, Kebal Banjir

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 17:45 WIB

Terpopuler: Motor Listrik MBG Kalah dari Jagoan Lokal, EV Murah untuk Taksi Online

Terpopuler: Motor Listrik MBG Kalah dari Jagoan Lokal, EV Murah untuk Taksi Online

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 17:35 WIB

5 Mobil Listrik Bekas Termurah yang Cocok untuk Taksi Online, Mulai Rp100 Jutaan

5 Mobil Listrik Bekas Termurah yang Cocok untuk Taksi Online, Mulai Rp100 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 17:00 WIB

Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?

Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 16:15 WIB