- Kasus Mengejutkan: Seorang pria di Brasil diduga membakar Porsche 911 miliknya sendiri senilai Rp1,9 miliar, meski awalnya mengaku jadi korban penyergapan.
- Motif Pajak Tinggi: Polisi menduga aksi nekat itu dilakukan untuk menghindari beban pajak kendaraan yang menumpuk dan nilainya sangat besar.
- Bukti Rekaman & Konsekuensi: CCTV memperlihatkan sosok mirip pemilik menyiram bensin dan membakar mobil, membuatnya terancam kasus hukum sekaligus kehilangan aset berharga.
Bahkan, saat api menyambar dengan cepat, pria itu sempat mundur karena terkena semburan panas.
Polisi kini tengah menyelidiki kasus ini sebagai dugaan laporan palsu. Meski identitas pemilik belum dipublikasikan dan belum ada penangkapan resmi, bukti rekaman membuat posisinya semakin sulit.
Fenomena Pemilik Mobil Mewah Ogah Bayar Pajak
Kasus ini menyoroti fenomena yang sebenarnya tidak asing: pemilik mobil mewah yang enggan membayar pajak.
Di berbagai negara, termasuk Indonesia, ada laporan bahwa sebagian pemilik kendaraan kelas atas lebih memilih menunda atau bahkan menghindari kewajiban pajak karena nilainya yang fantastis.
Di Brasil, beban pajak kendaraan memang terkenal tinggi. Untuk mobil sport seperti Porsche 911, biaya tahunan bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Bagi sebagian orang, ini dianggap beban yang tidak sebanding dengan manfaat kepemilikan. Namun, membakar mobil jelas bukan solusi, selain melanggar hukum, juga berisiko kehilangan aset berharga tanpa kompensasi.
![Porsche 91 GTS hadir dalam lima varian: 911 Carrera GTS dengan penggerak roda belakang Coupé dan Cabriolet, 911 Carrera 4 GTS all-wheel drive Coupe dan Cabriolet, serta 911 Targa 4 GTS all-wheel drive [PT Eurokars Group Indonesia via ANTARA].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/06/29/36127-porsche-911-gts-2.jpg)
Kasus Porsche 911 yang terbakar di Brasil ini menjadi contoh ekstrem bagaimana keengganan membayar pajak bisa berujung pada tindakan nekat.
Jika benar pemiliknya yang membakar mobil demi menghindari pajak, maka ia bukan hanya kehilangan kendaraannya, tapi juga menghadapi ancaman hukuman pidana.
Pada akhirnya, membayar pajak memang terasa berat, apalagi untuk kendaraan mewah. Namun, menghindarinya dengan cara-cara ekstrem justru bisa membawa kerugian lebih besar.
Bagi pemilik mobil, kisah ini seharusnya jadi pengingat bahwa kewajiban pajak tidak bisa diakali tanpa konsekuensi.