Pajak Honda Scoopy Jangan Bikin Lesu, Cuma Segini Nggak Bikin Pilu

Ruth Meliana, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 13:45 WIB
Pajak Honda Scoopy Jangan Bikin Lesu, Cuma Segini Nggak Bikin Pilu
Jajaran Honda Scoopy dengan Sentuhan Modifikasi yang Tampil Semakin Stylish. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • Pajak tahunan Honda Scoopy diperkirakan hanya sekitar Rp 350 ribuan.
  • Begini cara super gampang menghitung pajaknya sendiri dari nilai jual (NJKB).
  • Tarif ini berlaku untuk wilayah Jakarta dan kepemilikan motor pertama.

Suara.com - Baru saja meminang Honda Scoopy 2024 atau tipe lainnya? Tentu hal yang wajib diketahui yakni berapa pajak tahunan yang harus kamu siapkan.

Menghitung pajak cara super gampang, jadi nggak ada lagi drama kaget pas jadwal bayar tiba.

Siap-siap, karena angkanya ternyata nggak semahal yang kamu bayangkan.

Ternyata, estimasi pajak tahunan untuk Honda Scoopy hanya di angka Rp 351 ribuan, lho.

Angka ini tentu jadi patokan penting buat kamu para pemilik skutik retro modern yang kini harganya ada di rentang Rp 22,8 jutaan hingga Rp 23,8 jutaan.

Penasaran dari mana asalnya angka tersebut?

Rumusnya sederhana: 2 persen dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) ditambah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Simulasi Gampang Hitung Pajak Scoopy

Honda Scoopy edisi Kuromi (Dok. AHM)
Honda Scoopy edisi Kuromi (Dok. AHM)

Biar nggak bingung, mari kita bedah perhitungannya berdasarkan data resmi samsat-pkb.jakarta.go.id.

baca juga

Kita ambil contoh untuk Honda Scoopy dengan kode tipe F1C02N46L0 AT.

  • Nilai Jual (NJKB): Pemerintah menetapkan NJKB untuk tipe Scoopy ini sebesar Rp 15.800.000.
  • Pajak Kendaraan (PKB): Hitungannya adalah 2% dari NJKB. Jadi, Rp 15.800.000 x 2% = Rp 316.000.
  • Sumbangan Wajib (SWDKLLJ): Untuk motor, besarannya adalah Rp 35.000.
  • Total Pajak Tahunan: Tinggal jumlahkan saja PKB dan SWDKLLJ. Rp 316.000 + Rp 35.000 = Rp 351.000.

Gampang banget, kan? Kamu bisa cek NJKB motormu di STNK atau situs Samsat daerahmu untuk mendapatkan angka yang lebih akurat.

Eits, Tunggu Dulu! Ada Catatan Penting

Sebelum kamu merasa lega, ada beberapa hal penting yang perlu dipahami agar tidak salah perhitungan.

  • Berlaku di Jakarta: Perhitungan dengan tarif PKB 2% ini spesifik untuk wilayah DKI Jakarta dan untuk kepemilikan kendaraan pertama. Daerah lain mungkin punya tarif yang berbeda.
  • Bukan Pajak Progresif: Jika Scoopy ini adalah motor kedua, ketiga, atau seterusnya atas namamu, tarif pajaknya akan lebih tinggi karena terkena pajak progresif.
  • Kondisi Khusus: Angka di atas belum termasuk biaya lain seperti denda keterlambatan atau biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang biasanya hanya dibayar saat membeli motor baru.

Jadi, dengan rumus simpel ini, kamu bisa lebih siap secara finansial dan nggak perlu lagi merasa was-was saat jadwal bayar pajak motormu tiba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma Tambah 1 Juta, Honda Scoopy Kuromi Siap Bikin Kamu Jadi Bintang di Jalanan Jogja

Cuma Tambah 1 Juta, Honda Scoopy Kuromi Siap Bikin Kamu Jadi Bintang di Jalanan Jogja

Otomotif | Kamis, 16 Oktober 2025 | 20:02 WIB

5 Rekomendasi Oli Honda Scoopy Terbaik Oktober 20025, Bikin Ngacir dan Irit

5 Rekomendasi Oli Honda Scoopy Terbaik Oktober 20025, Bikin Ngacir dan Irit

Otomotif | Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:28 WIB

Fix Jadi Pusat Perhatian, Honda Scoopy Edisi Kuromi Resmi Mengaspal

Fix Jadi Pusat Perhatian, Honda Scoopy Edisi Kuromi Resmi Mengaspal

Otomotif | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 13:16 WIB

Terkini

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

×