Tak Semua Mobil Toyota Bisa Gunakan Etanol, Ini yang Harus Diperhatikan

Liberty Jemadu

Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:36 WIB
Tak Semua Mobil Toyota Bisa Gunakan Etanol, Ini yang Harus Diperhatikan
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bob Azam (kanan) mengatakan kendaraan Toyota sudah dibekali mesin yang bisa menggunakan BBM campuran E10. [Dok TMMIN]
baca 10 detik
  • Mobil Toyota yang bisa mengonsumsi E10 rata-rata diproduksi mulai 2010 sampai 2015 dan setelahnya.
  • Toyota sudah memiliki mobil yang bisa menggunakan BBM dengan E100.
  • Toyota mendukung penerapan E10, karena merupakan langkah yang tepat untuk menekan emisi gas buang dan membantu Indonesia mencapai misi nol emisi.

Suara.com - Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengatakan bahwa kendaraan-kendaraan Toyota memang sudah dibekali mesin yang bisa menggunakan bahan bakar dengan campuran etanol 10 persen atau E10.

Meski demikian, Bob mengingatkan bahwa mobil-mobil Toyota yang bisa mengonsumsi E10 rata-rata diproduksi mulai 2010 sampai 2015 dan setelahnya.

“Kendaraan itu kan produk global dan di beberapa negara mereka memang sudah isi etanol sehingga kendaraannya sudah disiapkan untuk itu. Toyota sendiri yang di atas tahun 2015 atau 2010 bisa E10, beberapa model bahkan bisa E20,” ujar Bob di Jakarta, Senin (10/21/2025).

Hal itu disampaikan terkait pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan baru-baru ini mengungkap bahwa bahan bakar minyak (BBM) dengan campuran etanol 10 persen (E10) direncanakan diterapkan di Indonesia mulai tahun depan.

Kebijakan ini bagian dari langkah besar pemerintah mewujudkan kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil.

Bob mengatakan, setiap kendaraan umumnya memiliki informasi mengenai jenis-jenis bahan bakar kompatibel yang tertulis di dalam buku manual saat pembelian kendaraan, termasuk kadar etanol yang dapat ditoleransi mesin.

Secara teknologi, Bob mengungkap raksasa otomotif Jepang itu telah memiliki produk yang mampu menggunakan etanol hingga 100 persen (E100), melalui lini produk Flexy Fuel-nya.

Flexy fuel Toyota merupakan teknologi kendaraan yang dikembangkan Toyota yang dapat menggunakan campuran bahan bakar fosil (bensin) dengan biofuel seperti bioetanol atau biodiesel.

Teknologi ini dirancang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjadi solusi transisi menuju netralitas karbon di Indonesia, misalnya dengan inovasi pada mobil seperti Kijang Innova Zenix Hybrid Flexy Fuel.

baca juga

“Kendaraan (Toyota) yang bisa pakai E100 juga ada, E85 juga ada, kalau yang sudah di pasaran Indonesia bisa E10. Dulu kami juga pernah diminta mendukung engine untuk pasaran Amerika Selatan, dan kita sudah buat sampai E100,” kata Bob.

Lebih lanjut, Bob mengungkap penerapan E10 merupakan langkah yang baik untuk membantu menekan emisi gas buang dan dapat membantu Indonesia mencapai misi nol emisi.

"Etanol emisinya lebih rendah walaupun kepadatan energinya memang lebih rendah juga, tapi bagus buat pembakaran," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Siapkan Lahan 1 Juta Ha Kebun Tebu untuk Implementasi BBM Campur Etanol

Pemerintah Siapkan Lahan 1 Juta Ha Kebun Tebu untuk Implementasi BBM Campur Etanol

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:11 WIB

Bukan Pertalite, Ini Bensin Terbaik untuk Toyota Raize

Bukan Pertalite, Ini Bensin Terbaik untuk Toyota Raize

Otomotif | Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:23 WIB

7 Mobil Keluarga Toyota untuk Bujet Terbatas, Anti Rewel Mulai Rp100 Jutaan

7 Mobil Keluarga Toyota untuk Bujet Terbatas, Anti Rewel Mulai Rp100 Jutaan

Otomotif | Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:50 WIB

3 Risiko BBM Etanol E10 yang Bisa Bikin Jebol Mesin Motor 2-Tak Kesayanganmu

3 Risiko BBM Etanol E10 yang Bisa Bikin Jebol Mesin Motor 2-Tak Kesayanganmu

Otomotif | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 16:27 WIB

Jawab Tegas Langkah Pertamina, BYD Siapkan Mobil yang Aman Tenggak Etanol

Jawab Tegas Langkah Pertamina, BYD Siapkan Mobil yang Aman Tenggak Etanol

Otomotif | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

×