Suara.com - Sejak resmi diluncurkan di Indonesia pada Januari 2024, BYD Dolphin yakni sebuah hatchback listrik 5-penumpang langsung menarik perhatian konsumen di kota-kota besar.
Dengan desain modern, fitur canggih dan yang terpenting dukungan teknologi baterai Blade Battery yang diklaim sangat aman, Dolphin sukses menjadi salah satu model EV paling populer di Tanah Air.
Meskipun unit baru mulai dikirimkan secara masif sekitar pertengahan 2024, kini pasar mobil bekas sudah mulai kedatangan unit-unit Dolphin.
Buat kamu yang sedang mempertimbangkan untuk beralih ke kendaraan listrik tanpa harus membayar harga unit baru, membeli BYD Dolphin bekas di tahun 2025 adalah langkah yang sangat cerdas.
Lantas berapa harga bekas, bagaimana performa baterai dan benarkah biaya operasionalnya (termasuk pajak) super ringan? Simak penjelasan berikut ini.
Harga Mobil Bekas BYD Dolphin dan Spesifikasi

Harga Bekas BYD Dolphin
Sebagai model yang tergolong sangat baru, depresiasi harga BYD Dolphin diperkirakan lebih stabil dibandingkan mobil bensin konvensional. Unit yang masuk pasar bekas umumnya adalah unit tahun produksi 2023 akhir atau 2024 awal dengan kilometer rendah.
Karena BYD Dolphin tergolong mobil yang relatif baru di pasar Indonesia, harga bekasnya saat ini (estimasi 2025) sangat dipengaruhi oleh tahun produksi dan jarak tempuh.
Unit keluaran 2023 akhir hingga 2024 awal dengan kilometer rendah (low mileage) umumnya dijual di kisaran Rp310 juta hingga Rp340 juta, masih jauh dari harga Atto 1 baru yang berkisar di angka Rp190 jutaan.
Menariknya, untuk unit yang lebih muda yaitu model 2025 yang baru berjalan sebentar, kamu sudah bisa menemukan varian Dynamic (Standard Range) dengan kondisi prima, yang harganya dimulai dari sekitar Rp280 juta hingga Rp320 juta.
Sementara itu, buat kamu yang mengincar performa dan jarak tempuh lebih jauh, varian Premium (Extended Range) bekas cenderung memiliki harga jual yang lebih tinggi, mengikuti patokan harga barunya.
Apakah BYD Dolphin layak beli di 2025? Jawabannya adalah sangat layak. Membeli Dolphin bekas memberikan kesempatan untuk memiliki mobil listrik dengan teknologi baterai mutakhir (Blade Battery yang menjanjikan ketahanan hingga 10-15 tahun) dengan harga yang lebih terjangkau. Depresiasinya yang relatif stabil menjadikannya investasi jangka panjang yang aman.
Spesifikasi dan Keunggulan BYD Dolphin
BYD Dolphin dibangun di atas e-Platform 3.0 dan hadir dalam dua varian utama yakni Dynamic dan Premium. Mobil ini menonjol berkat teknologi baterainya.
Meskipun keduanya dibangun di atas platform yang sama, BYD Dolphin menawarkan perbedaan performa yang signifikan antara dua varian utamanya, Dynamic (Standard Range) dan Premium (Extended Range).
Varian Dynamic dibekali dengan kapasitas baterai 44,9 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 410 km (NEDC), menghasilkan tenaga sekitar 95 PS (70 kW) dan torsi 180 Nm, dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 12,3 detik.
Sebaliknya, varian Premium hadir dengan baterai lebih besar 60,48 kWh yang menjanjikan jangkauan hingga 490 km (WLTP).
Varian tertinggi ini jauh lebih bertenaga, menghasilkan 204 PS (150 kW) dan torsi puncak 310 Nm, yang memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam diselesaikan dalam waktu yang jauh lebih cepat, yakni sekitar 7,0 detik.
Keunggulan Baterai: BYD Blade Battery (Lithium Iron Phosphate/LFP) diklaim super aman dan tahan uji. Desainnya yang pipih dan panjang juga memungkinkan lantai kabin rata, sehingga ruang interior, terutama di baris belakang, terasa sangat lega untuk mobil hatchback.
Konsumsi Listrik dan Pajak Tahunan BYD Dolphin

Konsumsi Listrik BYD Dolphin
Perihal biaya operasional harian, BYD Dolphin adalah juara efisiensi. Mobil ini terbukti sangat hemat energi, yang secara signifikan mengurangi pengeluaran bahan bakarmu.
- Rata-rata Konsumsi Daya: Dalam pengujian rute kombinasi di Indonesia (dalam dan luar kota), Dolphin mencatat konsumsi daya rata-rata sekitar 15,2 – 15,3 kWh per 100 km.
- Jarak Tempuh Nyata: Angka ini memvalidasi klaim pabrikan bahwa Dolphin adalah EV yang sangat efisien, yang berarti biaya charging per kilometernya jauh lebih rendah dibandingkan harga bensin per kilometer.
Pajak Tahunan BYD Dolphin
Bagian yang paling menarik dari kepemilikan mobil listrik, termasuk BYD Dolphin adalah keringanan pajak yang diberikan oleh pemerintah sebagai insentif. Pajak Tahunan BYD Dolphin sangat rendah, bahkan bisa mencapai Rp0 untuk PKB.
Hal ini terjadi karena kebijakan pemerintah (seperti Permendagri No. 6 Tahun 2023) memberikan insentif berupa penetapan tarif PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) sebesar 0% dan pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (BEV) di banyak wilayah.
Oleh karena itu, biaya tahunan yang wajib kamu bayarkan hanya:
- SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan): Sekitar Rp143.000 per tahun.
- Biaya Administrasi Lainnya: Hanya muncul saat perpanjangan STNK 5 tahunan.
Singkatnya, biaya pajak tahunan pokok Dolphin hampir tidak terasa dibandingkan mobil bensin.
Kontributor : Trias Rohmadoni