Penjualan Suzuki Meroket Tajam di November 2025, Bukan Fronx Jadi Tumpuan tapi...

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 17 Desember 2025 | 10:44 WIB
Penjualan Suzuki Meroket Tajam di November 2025, Bukan Fronx Jadi Tumpuan tapi...
Ilustrasi Suzuki Baleno Hatchback vs Suzuki Fronx. (Suara.com/Gemini AI)
baca 10 detik
  • Suzuki cetak rekor penjualan November 2025 berkat dominasi New Carry dan Suzuki Fronx.
  • Tren mobil hybrid makin diminati, kontribusinya tembus 62 persen dari total penjualan penumpang.
  • S-Presso dan Jimny catatkan kenaikan signifikan, buktikan pasar city car dan hobi tetap bergairah.

Suara.com - Suzuki menutup bulan November 2025 dengan senyum lebar berkat rekor penjualan ritel tertinggi sepanjang tahun ini.

Dominasi mobil hybrid yang irit dan ketangguhan pikap legendaris menjadi kunci sukses pabrikan berlogo "S" tersebut.

Bagi yang sedang mencari mobil baru, tren positif ini bisa menjadi indikator kepercayaan pasar yang tinggi terhadap durabilitas produk Suzuki.

Bulan kesebelas di kalender 2025 ini benar-benar menjadi panggung pembuktian yang manis bagi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Di saat pasar otomotif kerap fluktuatif menjelang tutup tahun, Suzuki justru sukses menembus angka psikologis penjualan 6.000 unit.

Capaian ini menandakan kenaikan total penjualan gabungan sebesar 3 persen jika dibandingkan dengan bulan Oktober lalu.

Hebatnya, 94 persen dari total unit yang terjual adalah produk rakitan lokal atau Completely Knocked Down (CKD).

Fakta ini menegaskan posisi Indonesia sebagai basis produksi yang sangat vital bagi ekosistem Suzuki global.

Suzuki Carry hadir dengan pilihan warna baru. Diperkenalkan di GIIAS Surabaya 2025. [Dok SIS]
Suzuki Carry hadir dengan pilihan warna baru. Diperkenalkan di GIIAS Surabaya 2025. [Dok SIS]

Suzuki New Carry masih kokoh memegang takhta sebagai "raja jalanan" dan tulang punggung penjualan.

baca juga

Segmen kendaraan komersial ini menyumbang porsi mayoritas sebesar 52 persen dari total penjualan nasional Suzuki.

Ketangguhan New Carry sebagai mitra bisnis rupanya masih sulit digoyahkan oleh para kompetitornya.

Sementara itu, bintang baru di segmen mobil penumpang jatuh kepada Suzuki Fronx yang tampil memukau.

Mobil ini sukses dengan total penjualan menembus 1.100 unit.

Suzuki Fronx SUV Coupe dan New XL7 Hybrid ditampilkan di GIIAS 2025 Makassar [Suara.com/Istimewa]
Suzuki Fronx SUV Coupe dan New XL7 Hybrid ditampilkan di GIIAS 2025 Makassar [Suara.com/Istimewa]

Angka tersebut menjadikan Fronx sebagai kontributor terbesar di lini mobil penumpang dengan porsi 38 persen.

Tak mau ketinggalan, si mungil S-Presso juga mencetak lonjakan pertumbuhan tertinggi sebesar 24 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suzuki Cetak Rekor Penjualan Tertinggi 2025, Fronx Hybrid Jadi Primadona Baru

Suzuki Cetak Rekor Penjualan Tertinggi 2025, Fronx Hybrid Jadi Primadona Baru

Otomotif | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:21 WIB

Harga Beda Tipis dari Karimun: Intip 4 Fakta Mobil Bekas Suzuki Grand Vitara Seri 2.0L

Harga Beda Tipis dari Karimun: Intip 4 Fakta Mobil Bekas Suzuki Grand Vitara Seri 2.0L

Otomotif | Sabtu, 13 Desember 2025 | 16:11 WIB

6 Mobil Bekas Jepang Irit untuk Siasati Ekonomi Sulit Kaum Irit

6 Mobil Bekas Jepang Irit untuk Siasati Ekonomi Sulit Kaum Irit

Otomotif | Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:43 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×