Tanpa Turun dari Mobil, Ini Cara Cek Batas Aman Banjir Lewat Spion

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 21 Januari 2026 | 20:37 WIB
Tanpa Turun dari Mobil, Ini Cara Cek Batas Aman Banjir Lewat Spion
ilustrasi mobil terjang banjir (Pexels/Dibakar Roy)
  • Gunakan spion untuk melihat pantulan air pada bodi pintu sebagai batas aman.
  • Perhatikan cipratan air dan posisi genangan pada mobil lain di sekitar Anda.
  • Dengarkan suara mesin kendaraan lain, jika tersendat segera hindari melintas.

Suara.com - Saat menghadapi banjir, pengemudi sering kali ragu menentukan apakah genangan air masih aman dilintasi atau tidak. Masalahnya, banyak patokan yang disebutkan justru sulit dilihat tanpa turun dari mobil. Situasi ini tentu membingungkan, apalagi jika antrean kendaraan di belakang sudah mengular.

Padahal, ada beberapa cara praktis untuk memperkirakan batas aman ketinggian air hanya dari balik kemudi.

Metode ini mengandalkan referensi visual yang memang bisa terlihat dari posisi duduk pengemudi, sehingga keputusan bisa diambil dengan cepat dan aman.

Disadur dari Daihatsu, berikut adalah trik membaca situasi banjir agar mobil Anda selamat.

1. Manfaatkan Spion Samping

Patokan pertama adalah pantulan air pada bodi pintu yang terlihat dari spion samping. Perhatikan garis airnya. Jika garis air sudah sejajar atau melewati garis karet pintu bagian bawah, itu menandakan genangan sudah terlalu tinggi dan berisiko masuk ke kabin. Ini adalah tanda merah untuk berhenti.

2. Jadikan Mobil Lain Sebagai Referensi

Pengemudi juga bisa memperhatikan pantulan air pada pintu mobil kendaraan lain yang berada di samping atau depan. Dengan membandingkan posisi air terhadap gagang pintu atau garis bodi mobil lain, pengemudi mendapat gambaran ketinggian air secara relatif.

Cara berikutnya adalah melihat jarak antara gelombang air dan kaca depan saat mobil lain melintas perlahan. Bila cipratan air mulai mengenai kap mesin dan naik mendekati lampu utama, artinya tinggi air sudah mendekati batas aman bumper.

ilustrasi mobil terjang banjir (Pexels/Dibakar Roy)
ilustrasi mobil terjang banjir (Pexels/Dibakar Roy)

3. Dengarkan Suara Sekitar

Perhatikan pula perubahan suara mesin dan knalpot dari kendaraan lain di sekitar. Mobil yang mulai tersendat, mati mendadak, atau mengeluarkan suara tidak normal biasanya menandakan air sudah masuk ke area berisiko. Jika Anda mendengar ini, sebaiknya jangan memaksakan diri.

4. Trik Tambahan: Cahaya dan Posisi Duduk

Pengemudi juga bisa memanfaatkan lampu kabut atau refleksi lampu depan saat kondisi cahaya minim. Pantulan cahaya pada permukaan air bisa membantu memperkirakan kedalaman genangan tanpa harus membuka pintu.

Selain itu, posisi duduk pengemudi bisa sedikit dinaikkan dengan mengatur tinggi jok. Sudut pandang yang lebih tinggi membuat pengemudi lebih mudah membaca pergerakan air di sekitar roda dan bumper depan.

Namun, ingatlah prinsip utamanya. Jika referensi visual mulai sulit dibaca atau air tampak bergerak deras, keputusan paling bijak adalah tidak melanjutkan perjalanan. Menghindari banjir sering kali jauh lebih aman dibanding memaksakan diri dengan risiko kerusakan mesin yang fatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejagung Masih Dalami Dugaan Tindak Pidana 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Buntut Banjir Sumatra

Kejagung Masih Dalami Dugaan Tindak Pidana 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Buntut Banjir Sumatra

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:26 WIB

KAI Tinggikan Rel di Pekalongan Usai Terdampak Banjir

KAI Tinggikan Rel di Pekalongan Usai Terdampak Banjir

Foto | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:08 WIB

Muara Sungai Jadi Kunci Pengendalian Banjir, Kementerian PU Turun Tangan

Muara Sungai Jadi Kunci Pengendalian Banjir, Kementerian PU Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 17:23 WIB

Terkini

Diler LEPAS Pertama di Luar Jakarta Resmi Buka di Yogyakarta: Bawa SUV Pintar, Bisa Parkir Sendiri

Diler LEPAS Pertama di Luar Jakarta Resmi Buka di Yogyakarta: Bawa SUV Pintar, Bisa Parkir Sendiri

Otomotif | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:22 WIB

Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online

Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:10 WIB

6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat

6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:44 WIB

Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor

Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:58 WIB

Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda

Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:06 WIB

Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall

Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:34 WIB

Pilihan Mobil PHEV  dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM

Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:04 WIB

Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap

Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:52 WIB

Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya

Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:49 WIB

Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor

Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:05 WIB