- Harga mobil bekas premium seperti Grandis, Odyssey, dan Previa kini berkisar Rp50 juta hingga Rp250 juta.
- Mitsubishi Grandis, Honda Odyssey, dan Toyota Previa merupakan tiga MPV bekas berkelas yang diulas detail.
- Setiap model memiliki keunggulan spesifik seperti efisiensi pajak Grandis atau kenyamanan interior Odyssey.
Suara.com - Pasar mobil bekas di Indonesia semakin ramai dengan pilihan MPV yang dulunya berstatus premium. Kini, harga sekennya jauh lebih terjangkau, membuat banyak orang tergoda untuk naik kelas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Mobil-mobil ini menawarkan kenyamanan, ruang kabin lega, serta fitur yang masih relevan untuk kebutuhan keluarga muda maupun eksekutif.
Tiga nama yang cukup sering jadi bahan pertimbangan adalah Mitsubishi Grandis, Honda Odyssey, dan Toyota Previa. Ketiganya punya reputasi sebagai MPV berkelas dengan desain elegan dan performa mesin yang masih bisa diandalkan.
Meski begitu, masing-masing punya plus minus yang perlu dicermati sebelum memutuskan membeli.
Dengan harga seken yang kini berkisar antara Rp50 jutaan hingga Rp250 jutaan, ketiga MPV ini bisa jadi alternatif menarik dibanding membeli mobil baru kelas entry-level. Mari kita lihat lebih detail satu per satu.
1. Mitsubishi Grandis

Harga seken Grandis saat ini berada di kisaran Rp50–130 jutaan, menjadikannya salah satu MPV premium paling terjangkau. Mobil ini dibekali mesin 2.378 cc, 4 silinder inline dengan tenaga 165 hp dan torsi 217 Nm.
Pajak tahunan Grandis relatif lebih ringan dibanding Odyssey atau Previa, biasanya sekitar Rp2–3 jutaan tergantung tahun produksi.
Grandis dikenal dengan desain sporty dan kabin luas yang nyaman untuk keluarga. Suspensinya empuk, cocok untuk perjalanan jauh.
Namun, karena usianya sudah cukup tua, beberapa unit mungkin butuh perhatian ekstra pada sektor kaki-kaki dan sistem pendingin. Ketersediaan spare part masih cukup baik, tapi harga beberapa komponen bisa lebih mahal dibanding MPV mainstream.
2. Honda Odyssey

Odyssey punya rentang harga seken yang cukup lebar, mulai dari Rp50 jutaan hingga Rp250 jutaan, tergantung generasi dan kondisi.
Mesin yang digunakan berkapasitas 2.354 cc, 4 silinder inline, menghasilkan tenaga 160 hp dengan torsi 218 Nm.
Pajak tahunan Odyssey biasanya berkisar Rp3–4 jutaan.
Odyssey terkenal dengan kenyamanan kabin dan kualitas interior yang mewah. Kursi baris kedua sering jadi favorit karena desain captain seat yang memberi kesan eksklusif.
Dari sisi performa, Odyssey cukup halus dan responsif, cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Kekurangannya, biaya perawatan bisa lebih tinggi, terutama untuk varian dengan fitur-fitur canggih. Selain itu, konsumsi BBM relatif lebih boros dibanding MPV modern.
3. Toyota Previa

Previa berada di tengah-tengah dengan harga seken sekitar Rp80–150 jutaan. Mobil ini mengusung mesin 2.362 cc, 4 silinder inline, tenaga 156 hp, dan torsi 225 Nm. Pajak tahunan Previa biasanya sekitar Rp3–3,5 jutaan.
Previa dikenal dengan kabin lega dan posisi duduk yang nyaman, menjadikannya pilihan ideal untuk keluarga besar.
Tenaga mesinnya memang sedikit lebih rendah dibanding Grandis dan Odyssey, tapi torsinya lebih besar sehingga terasa mantap saat membawa beban penuh.
Dari sisi keandalan, Toyota punya reputasi kuat dengan spare part yang relatif lebih mudah dicari. Kekurangannya, desain eksterior Previa terasa lebih konservatif dibanding dua rivalnya, dan konsumsi bahan bakar juga tidak bisa dibilang irit.
Ketiga MPV ini menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda, tapi sama-sama memberi rasa berkelas dengan harga bekas yang kini jauh lebih ramah dompet.
Bagi yang mencari kenyamanan keluarga tanpa harus membeli mobil baru, Grandis, Odyssey, dan Previa layak masuk daftar pertimbangan.