- Andie Dinialdie viral akibat rencana pengadaan meja biliar rumah dinas senilai ratusan juta rupiah.
- Berdasarkan LHKPN KPK, total aset kendaraan roda dua dan roda empatnya mencapai Rp657 juta.
- Garasinya diisi mobil harian seperti Innova, HR-V, hingga Peugeot lawas dan beberapa sepeda motor.
Suara.com - Nama Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Andie Dinialdie, mendadak jadi perbincangan hangat publik.
Pemicunya adalah rencana pengadaan dua meja biliar untuk rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel yang menelan anggaran fantastis, yakni nyaris setengah miliar rupiah, atau tepatnya Rp486,9 juta. Nilai ini setara dengan harga Toyota Alphard bekas.
Di tengah sorotan tajam netizen terkait fasilitas mewah tersebut, banyak yang penasaran dengan gaya hidup dan kekayaan sang legislator.
Jika meja biliar untuk rumah dinasnya saja bernilai ratusan juta, lalu seperti apa isi garasi pribadi di rumah Andie?
Mari kita bedah tunggangan politisi Partai Golkar ini berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetorkan ke KPK!
Nilai Garasi yang Lebih "Merakyat"
Berdasarkan data LHKPN, Andie Dinialdie tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp5.169.922.799.
Sebagian besar hartanya berupa tanah dan bangunan senilai Rp4,4 miliar.
Menariknya, untuk ukuran pejabat daerah, nilai aset berupa alat transportasi dan mesin di garasi Andie "hanya" berada di angka Rp657.000.000.
Angka ini terbilang cukup membumi dan beda tipis dengan total anggaran meja biliar yang sedang viral tersebut. Lantas, kendaraan apa saja yang menghuni garasi Ketua DPRD Sumsel ini?
1. Mobil Harian "Sejuta Umat" hingga SUV Tangguh
Bicara soal roda empat, Andie rupanya lebih menyukai mobil-mobil fungsional yang nyaman untuk keluarga dan aktivitas harian.
- Toyota Kijang Innova 2.4 G A/T (2019): Mobil ini menjadi aset termahal di garasinya, ditaksir bernilai Rp390.000.000. Varian diesel dari Innova Reborn ini memang dikenal sebagai "mobil dinas tak resmi" para pejabat karena keandalannya dan kenyamanan kabinnya.
- Honda HR-V RU1 1.5 E CVT (2016): Compact SUV dari Honda ini ditaksir senilai Rp200.000.000. Dimensinya yang pas sangat cocok digunakan untuk membelah lalu lintas kota dengan lincah.
2. Kejutan Mobil Hatchback Eropa Lawas
Ini yang paling menarik perhatian para pecinta otomotif. Di tengah jejeran mobil Jepang, Andie ternyata menyimpan sebuah Peugeot 206 XR 14 Sedan lansiran tahun 2001.
Mobil hatchback mungil asal Prancis yang ikonik di era awal 2000-an ini ditaksir hanya bernilai Rp20.000.000.
Kehadiran mobil ini mengisyaratkan bahwa Andie mungkin memiliki nilai sentimental atau hobi tersendiri terhadap mobil klasik Eropa.
3. Koleksi Roda Dua untuk Mobilitas Cepat
Tidak hanya mobil, garasi Andie juga dihuni oleh beberapa unit sepeda motor fungsional dengan total nilai yang sangat terjangkau:
- Yamaha B3F-I A/T (2020): Skuter matik lansiran Yamaha ini ditaksir seharga Rp 23.000.000, cocok untuk mobilitas santai jarak dekat.
- Honda CBR 150RC M/T (2013): Motor sport fairing kelas 150cc ini bernilai Rp16.000.000.
- Yamaha SE88 (2016): Skuter matik yang ditaksir bernilai Rp8.000.000 ini melengkapi deretan roda dua di garasinya.
(Semua kendaraan di atas tercatat sebagai hasil sendiri).
Batal Beli Meja Biliar?
![Ketua DPRD Sumatera Selatan Andie Dinialdie [dok]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/08/37038-ketua-dprd-sumatera-selatan-andie-dinialdie.jpg)
Kembali ke urusan meja biliar, Andie yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumsel sempat beralasan bahwa meja tersebut (Rp151 juta untuk ketua dan Rp335,9 juta untuk wakil ketua III) akan dijadikan tempat alternatif bagi atlet biliar Sumsel untuk berlatih.
"Jadi selain di tempat yang ada, bisa juga berlatih di rumah dinas," terangnya.
Meski begitu, menyadari derasnya kritik dari masyarakat, Andie berjanji akan mengevaluasi ulang rencana pengadaan barang tersebut. Ia menegaskan akan mengedepankan prinsip efisiensi dan prioritas.
"Jika dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat yang signifikan, maka pengadaan tersebut dapat ditinjau ulang bahkan dibatalkan," pungkasnya.
Melihat fakta di atas, cukup ironis memang jika membandingkan anggaran dua unit meja biliar rumah dinas (Rp486,9 juta) yang hampir menyamai total nilai seluruh mobil dan motor pribadi di garasi sang Ketua DPRD (Rp657 juta). Bagaimana menurut Anda?