suara mereka

Mesin Mobil Overheat di Tol? Ini Penyebab dan Cara Penanganannya di Rest Area

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Senin, 16 Maret 2026 | 14:31 WIB
Mesin Mobil Overheat di Tol? Ini Penyebab dan Cara Penanganannya di Rest Area
Ilustrasi mobil overheat. (freepik/jcomp)
Baca 10 detik
  • Penyebab utama mobil overheat di tol terkait sistem pendinginan, seperti radiator kotor, kurangnya cairan pendingin, atau kerusakan termostat.
  • Saat terjadi overheat, segera menepi, matikan AC, dan setelah mesin dingin (30-45 menit), baru periksa serta isi ulang cairan pendingin.
  • Pencegahan efektif meliputi istirahat rutin setiap 3-4 jam perjalanan agar sistem pendingin mesin dapat kembali optimal.

Saat mobil melaju di tol yang macet, aliran udara alami berkurang. Jika kipas elektrik mati, tidak ada embusan angin yang membantu mendinginkan radiator.

5. Oli Mesin Bermasalah

Oli tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga membantu menyerap panas.

Oli yang sudah terlalu encer atau volumenya kurang akan meningkatkan gesekan antar komponen yang memicu panas berlebih.

Jika indikator suhu mendekati garis merah saat Anda berada di tengah jalan tol, jangan panik.

Melansir dari Astra Otoshop, langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera menepi ke bahu jalan atau sebisa mungkin mencari rest area terdekat.

Matikan AC mobil untuk mengurangi beban mesin. Setelah sampai di tempat yang aman (seperti rest area), segera matikan mesin dan buka kap mesin agar hawa panas dapat keluar lebih cepat.

Cara Penanganan di Rest Area: Jangan Langsung Buka Radiator!

Banyak pengemudi melakukan kesalahan fatal dengan langsung membuka tutup radiator saat mesin masih panas. Berikut adalah panduan penanganan yang aman:

1. Tunggu Mesin Dingin

Baca Juga: 6.859 Masjid di Pantura Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026

Berikan waktu sekitar 30 hingga 45 menit hingga mesin benar-benar dingin.

Menurut Astra Otoshop, membuka tutup radiator saat suhu tinggi sangat berbahaya karena uap panas dan air bertekanan tinggi bisa menyembur keluar dan menyebabkan luka bakar serius.

2. Cek Tabung Cadangan (Reservoir)

Alih-alih membuka radiator utama, cek terlebih dahulu level cairan di tabung reservoir. Jika kosong, ini merupakan indikasi kuat adanya kebocoran atau penguapan ekstrem.

3. Periksa Kebocoran Visual

Perhatikan apakah ada tetesan air di bawah mobil atau rembesan di sekitar sambungan selang radiator.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI