Suara.com - Ketakutan terbesar para pengemudi mobil salah satunya yakni tanjakan yang menjadi tantangan, terutama bagi para pemula.
Kondisi geografis Indonesia yang dipenuh dengan perbukitan tentu tak bisa dihindari oleh para pengemudi.
Alhasil, tak sedikit para pengemudi menjadi 'fobia' memakai mobil pribadi untuk melintas antarkota karena tanjakan muncul di mana-mana.
Bahkan para pengemudi mobil yang sudah 'veteran' juga berpikir dua kali ketika harus berkelana ke daerah penuh tanjakan seperti desa wisata atau pulang ke kampung halaman dengan mobil sendiri.
Produsen mobil yang memasarkan produknya ke Tanah Air akhirnya mendapat 'ilham' untuk merancang beragam mobil yang cocok dengan kondisi geografis Indonesia.
Harganya tentu murah meriah kendati dilengkapi dengan beragam teknologi canggih untuk menaklukan tanjakan.
Berikut beberapa mobil murah penguasa tanjakan.
1. Toyota Avanza (Generasi Kedua)

Toyota Avanza generasi lama dengan sistem penggerak roda belakang (RWD) tetap menjadi primadona bagi pengincar mobil tangguh di medan menanjak.
Keunggulan utama varian ini terletak pada penyaluran tenaga yang langsung ke roda belakang, sehingga traksi tetap terjaga optimal meskipun mobil sedang mengangkut beban penuh di jalanan miring.
Komponen kaki-kakinya yang dikenal sangat kokoh membuat mobil ini sangat adaptif terhadap permukaan jalan yang tidak rata di berbagai pelosok daerah.
Spesifikasi
- Jenis mesin: 1.3L atau 1.5L 4-silinder DOHC Dual VVT-i
- Kapasitas: 1.329 cc atau 1.496 cc
- Torsi: 121 Nm atau 136 Nm
- Tenaga: 95 hp atau 103 hp
- Transmisi: Manual 5-percepatan atau Otomatis 4-percepatan
- Fitur tambahan/fitur keamanan: ABS, EBD, Dual SRS Airbags
Harga
- Baru (Discontinued/Diganti model baru)
- Bekas Rp110.000.000 - Rp180.000.000.
2. Suzuki Jimny (Katana)

Suzuki Katana atau Jimny lawas merupakan legenda hidup yang sudah terbukti puluhan tahun menguasai jalur ekstrem di Indonesia.
Bobot tubuhnya yang sangat ringan memberikan rasio tenaga terhadap berat yang sangat baik, sehingga mesin berkapasitas kecilnya tetap mampu merayap di tanjakan terjal tanpa kesulitan.
Dimensi yang ringkas juga memudahkan manuver di jalan sempit pegunungan yang sering kali memiliki tikungan patah dan curam secara bersamaan.