- Pertamina Patra Niaga JBB memastikan stok BBM aman selama Lebaran 2026 meliputi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
- Penyaluran Gasoline naik 17,7% pada Maret 2026 sementara Gasoil turun sebab pembatasan angkutan barang.
- Pertamina berkoordinasi intensif dan mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying).
Suara.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat atau JBB menjamin pasokan BBM tetap terjaga selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Fokus pengamanan stok BBM ini mencakup wilayah strategis seperti Provinsi Banten, DKI Jakarta, hingga Jawa Barat.
Penyaluran bahan bakar untuk sektor transportasi darat, laut, hingga industri dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala. Langkah ini diambil guna mendukung mobilitas masyarakat yang terus meningkat selama masa libur panjang di kota-kota besar.
Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB Satria menyatakan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama instansi terkait dan Kementerian ESDM. Sinergi ini bertujuan memastikan ketahanan energi nasional tetap stabil bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah dan Instansi terkait yang telah menyiapkan berbagai macam strategi untuk mendukung kelancaran arus mudik yang aman dan efisien, sehingga hal ini dapat membantu Pertamina dalam memproyeksikan kebutuhan energi di Masyarakat secara optimal,” kata Satria, Selasa (31/3/2026).
Data Pertamina mencatat adanya kenaikan penyaluran produk Gasoline sebesar 17,7 persen dibandingkan kondisi normal pada periode 9 hingga 30 Maret 2026.
Di sisi lain, penyaluran Gasoil mengalami penurunan sebesar 19,1 persen akibat pemberlakuan pembatasan angkutan barang selama masa Lebaran.
Satria menjelaskan bahwa lonjakan permintaan tersebut merupakan fenomena yang dapat diprediksi seiring tingginya volume kendaraan di jalur utama.
“Peningkatan permintaan BBM khususnya produk Gasoline ini disebut sebagai hal wajar diiringi dengan tingginya arus kendaraan yang melintas saat arus balik dan harapannya setelah libur Lebaran masyarakat dapat lebih bijak menggunakan BBM sesuai dengan kebutuhan,” ucapnya.
Pertamina juga mengimbau agar konsumen tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Pengawasan distribusi terus diperketat agar pasokan tersalurkan secara tepat sasaran di setiap SPBU.
“Kami juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menggunakan BBM secara bijak untuk mendukung ketahanan energi nasional. Selain itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan energi akan terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik dan tepat di masyarakat,” tutur Satria.