Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 02 April 2026 | 17:15 WIB
Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia
Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia. [Dok Pertamina]
baca 10 detik
  • Indonesia membatasi BBM Pertalite untuk mobil pribadi sebanyak 50 liter per hari lewat MyPertamina. 
  • Malaysia menjatah bensin RON 95 subsidi hanya 200 liter per bulan untuk kendaraan pribadi. 
  • Jatah harian di Malaysia jauh lebih ketat, hanya sekitar 6,5 liter dibanding Indonesia.

Suara.com - Di tengah fluktuasi harga minyak dunia, kebijakan pembatasan BBM subsidi kini resmi diterapkan di Indonesia maupun negara tetangga, Malaysia.

Menariknya, meski sama-sama melakukan pengetatan untuk kendaraan pribadi, terdapat perbedaan yang sangat mencolok mengenai besaran jatah kuota di kedua negara tersebut.

Pemerintah Indonesia menetapkan batas aman pembelian Pertalite (RON 90) untuk mobil pribadi sebanyak 50 liter per hari.

Transaksi ini dikunci menggunakan pantauan barcode aplikasi MyPertamina.

Jika diakumulasikan, satu kendaraan roda empat di Tanah Air bisa meminum hingga 1.500 liter bensin subsidi dalam sebulan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, aturan ketat ini murni membidik mobil pribadi berpelat hitam.

Angkutan umum seperti bus dan truk logistik dibebaskan dari pembatasan 50 liter demi menjaga urat nadi roda ekonomi dan pasokan barang tetap stabil.

Petronas dalam waktu dekat akan melakukan PHK kepada 5.000 karyawannya. [Antara]
BBM Malaysia, Petronas. [Antara]

Lompat ke seberang Selat Malaka, Negeri Jiran ternyata mengambil langkah pengetatan yang jauh lebih ekstrem.

Pemerintah Malaysia memangkas jatah bensin RON 95 bersubsidi menjadi hanya 200 liter per bulan untuk tiap pengguna, turun dari kuota sebelumnya yang mencapai 300 liter.

baca juga

Sebagai gambaran, bensin RON 95 subsidi di Malaysia saat ini dibanderol sangat murah, yakni 1,99 ringgit atau sekitar Rp 8.000-an per liter.

Namun dengan kuota bulanan tersebut, warga Malaysia secara hitungan kasar hanya dijatah sekitar 6,5 liter per hari.

Angka yang sangat jomplang jika dibandingkan dengan kelonggaran 50 liter per hari di Indonesia!

Lalu, apa yang terjadi jika tangki mobil warga Malaysia sudah menenggak habis jatah 200 liter sebelum ganti bulan?

Mesin pom bensin tidak akan menolak pelayanan. Pengendara tetap diizinkan mengisi bahan bakar, namun argo harga otomatis berpindah ke tarif nonsubsidi yang dipatok sebesar 3,87 ringgit (sekitar Rp 16.267) per liter.

Kebijakan pembatasan drastis ini rupanya tidak memicu kepanikan massal. Kepala Ekonom CGS International Securities Malaysia, Nazmi Idrus, membeberkan fakta menarik bahwa 90 persen konsumen di sana memang menghabiskan kurang dari 200 liter bahan bakar dalam sebulan.

Artinya, lapisan mayoritas masyarakat tetap terlindungi oleh payung subsidi.

Persis seperti Indonesia yang mengamankan jatah angkutan umum, Perdana Menteri Anwar Ibrahim juga memberikan napas lega bagi para pahlawan aspal.

Pengemudi taksi online atau e-hailing yang memenuhi kualifikasi berhak mendapat suntikan kuota BBM subsidi yang jauh lebih besar, yakni menembus 800 liter per bulannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Cek Hitungan Jatah Pertalite 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi, Cukup buat Aktivitas Harian?

Cek Hitungan Jatah Pertalite 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi, Cukup buat Aktivitas Harian?

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 14:34 WIB

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:36 WIB

Terkini

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:14 WIB

IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan

IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:04 WIB

IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional

IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:36 WIB

Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV

Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:53 WIB

4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?

4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:34 WIB

Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026

Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:53 WIB

Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'

Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:25 WIB

Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?

Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:50 WIB

Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx

Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:27 WIB

×