Sama-sama RON 92, Intip Perbedaan Formula BBM Pertamina Hingga Shell

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 04 April 2026 | 11:05 WIB
Sama-sama RON 92, Intip Perbedaan Formula BBM Pertamina Hingga Shell
Sama-sama RON 92, Intip Perbedaan Formula BBM Pertamina Hingga Shell (Freepik)
baca 10 detik
  • Setiap merek bahan bakar RON 92 memiliki formula aditif unik untuk kebersihan mesin. 
  • Pertamax, Shell, Vivo, dan BP menawarkan keunggulan berbeda dalam merawat komponen internal kendaraan. 
  • Pemilihan bensin sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan agar performa mesin selalu tetap optimal. 

Suara.com - Memilih BBM dengan nilai oktan 92 kini tak sekadar berpatokan pada harga, tetapi juga ragam aditif yang ditawarkan berbagai SPBU seperti Pertamina lewat Pertamax hingga Shell. Setiap merek tersebut ternyata punya racikan rahasia tersendiri yang diklaim paling ampuh menjaga performa mesin kendaraan Anda.

Secara teknis, bensin RON 92 sejatinya punya tugas utama yang sama, yaitu menahan knocking atau "ngelitik" pada mesin dengan rasio kompresi tertentu.

Pembeda utamanya terletak pada komposisi dan karakter zat aditif yang dimasukkan oleh masing-masing produsen.

Kalau kita intip racikan pelat merah, Pertamina membekali Pertamax dengan formula pembersih endapan karbon.

Target utamanya adalah sistem injeksi dan katup masuk, sehingga proses pembakaran tetap terjaga efisiensinya meski dipakai dalam jangka waktu lama.

Beda halnya dengan pesaing dari luar. Shell lewat varian Super tidak cuma fokus bersih-bersih ruang bakar.

Petugas memeriksa pompa bensin  di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell, kawasan Salemba, Jakarta, Jumat (10/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memeriksa pompa bensin di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell, kawasan Salemba, Jakarta, Jumat (10/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Mereka menambahkan aditif khusus yang diklaim mampu mengurangi gesekan pada komponen internal mesin. Hasilnya, kerja mesin jadi terasa lebih ringan dan konsumsi bahan bakar bisa ditekan.

Pemain lain seperti Vivo lewat produk Revvo 92 juga nggak mau kalah. Mereka mengandalkan formula pencegah endapan lengket semacam gum atau residu membandel agar tidak bersarang di dalam tangki maupun saluran bensin.

Di sisi lain, BP-AKR dengan BP 92 menghadirkan teknologi aditif yang langsung bekerja membersihkan komponen sejak tetesan bensin pertama masuk ke dalam mesin, mendukung proses pembakaran yang lebih sempurna.

baca juga

Rutin menggunakan bahan bakar berteknologi ini memang membawa dampak positif jangka panjang, mulai dari ruang bakar yang bebas kerak hingga putaran mesin yang lebih stabil.

Meski begitu, efek tarikan yang dirasakan setiap pengendara bisa saja berbeda-beda, tergantung seberapa sehat kondisi mesin dan bagaimana gaya berkendaranya.

Kuncinya sederhana: selama angka oktan bensin yang Anda pilih sesuai dengan buku petunjuk pabrikan, gonta-ganti merek BBM RON 92 pada dasarnya tetap aman dan sah-sah saja untuk dicoba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya

5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 19:10 WIB

Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin

Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

×