Suara.com - Tren dunia otomotif terus berkembang setiap harinya. Kanal Otomotif Suara.com pun menyajikan deretan artikel populer, salah satunya terkait mobil listrik.
Sayangnya di balik pesatnya pertumbuhan mobil listrik secara global, memunculkan ancaman badai PHK di negara tertentu, contohnya Thailand.
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi juga menjadi kabar kurang menyenangkan bagi pemilik mobil diesel.
Mari intip sederet berita Terpopuler Otomotif Suara.com hari ini.
1. 6 Cara Menjaga Baterai Mobil Listrik agar Tidak Cepat Rusak, Aman hingga Belasan Tahun

Di balik senyapnya kabin dan akselerasi instan yang ditawarkan mobil listrik, tersimpan satu kekhawatiran besar bagi para pemiliknya: kesehatan baterai.
Bukan rahasia lagi bahwa baterai adalah komponen paling mahal dalam sebuah mobil listrik.
2. Apakah Ada Motor Listrik Polytron Harga Rp7 Jutaan? Ini 5 Pilihan Termurahnya

Polytron jadi salah satu brand yang memberikan opsi menarik untuk motor listrik di Indonesia.
Karena dikenal ekonomis, banyak yang bertanya apakah ada motor listrik Polytron harga Rp7 jutaan yang bisa jadi rekomendasi, atau alternatif di tingkat harga serupa.
3. Cumi Darat Tak Lagi Irit, 4 Mobil Diesel Ini Bakal Terdampak Kenaikan Harga Dexlite 2026
![Mobil Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero. [Chatgpt]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/29/87709-toyota-fortuner-dan-mitsubishi-pajero.jpg)
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali menjadi sorotan di Indonesia pada April 2026. Salah satu yang paling terasa dampaknya adalah lonjakan harga Dexlite dan Pertamina Dex.
Harga dua bahan bakar ini kini mencapai kisaran Rp23.600 hingga Rp23.900 per liter.
4. Ironi Tren Mobil Listrik yang Jadi Ancaman Gelombang PHK Industri Otomotif
![Ilustrasi industri otomotif. [Shutterstock/Rainer Plendl]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2014/11/24/o_197gu6i1fma451t160v1vml1l7a.jpg)
Industri otomotif Thailand dikabarkan tengah berada di ujung tanduk. Sektor yang mampu memproduksi 1,45 juta kendaraan per tahun tersebut sedang menghadapi badai besar akibat tren mobil listrik serta penggunaan robot otomatis di lini produksi.
Faktanya, perubahan ini bukan sekadar kemajuan teknologi namun menjadi ancaman gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi hampir satu juta pekerja di Thailand.
5. Apakah Sepeda Listrik Perlu Membayar Pajak Tahunan? Ini Penjelasannya

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan sepeda listrik di Indonesia semakin meningkat, baik di kota besar maupun daerah. Kendaraan ini banyak dipilih karena dinilai praktis, ramah lingkungan, dan lebih hemat dibandingkan kendaraan berbahan bakar.
Sepeda listrik sering digunakan untuk berbagai aktivitas harian, seperti berbelanja, antar jemput anak, hingga mobilitas jarak dekat.