Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 28 April 2026 | 12:46 WIB
Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?
Ilustrasi kecelakaan kereta KRL menabrak taksi di Bekasi (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Tabrakan beruntun di Bekasi Timur dipicu taksi listrik mogok, menelan banyak korban jiwa.
  • Mitos medan magnet rel mematikan mesin mobil terbantahkan oleh riset sains dan jurnal kelistrikan.
  • Kendaraan mogok di perlintasan lebih murni akibat eror sensor, baterai, dan kepanikan pengemudi.

Suara.com - Kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line kembali terjadi di Kawasan Stasiun Bekasi Timur.

Insiden nahas ini diduga kuat bermula dari sebuah taksi listrik yang tiba-tiba mogok tepat di tengah perlintasan.

Tragedi yang merenggut belasan nyawa ini langsung memicu kembali perdebatan panas di masyarakat luas.

Banyak orang meyakini bahwa medan magnet rel kereta menjadi biang kerok matinya mesin secara mendadak.

Namun, anggapan lawas tersebut ternyata hanyalah mitos belaka yang sering menyesatkan publik.

Faktor teknis kendaraan modern dan kepanikan manusia justru menjadi penyebab utama malapetaka di perlintasan.

Kronologi Maut di Jalur Sibuk

Rangkaian petaka ini terjadi pada Senin (27/4/2026) malam di perlintasan Jalan Ampera, Bekasi. Sebuah taksi listrik tertabrak KRL relasi Cikarang-Angke setelah berhenti total di atas jalur besi tersebut.

Kekacauan operasional pun terjadi hingga membuat KRL rute Kampung Bandan-Cikarang berhenti menunggu jalur aman.

Dari arah belakang, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju kencang gagal menghindar dan menabraknya.

baca juga

Benturan super keras ini menghancurkan gerbong belakang dan melumpuhkan total jalur lintas Bekasi-Cibitung.

Tercatat 14 orang tewas dan 84 penumpang lainnya luka-luka akibat efek domino dari gangguan kecil ini.

Ilustrasi foto Taksi Green SM [Gemini AI]
Ilustrasi foto Taksi Green SM [Gemini AI]

Mengupas Mitos Magnet Rel Kereta

Banyak pengemudi percaya gesekan roda baja dan rel menciptakan magnet raksasa pelumpuh mesin.

Narasi ini sangat populer di kalangan masyarakat yang memicu kekhawatiran bagi pengguna mobil listrik.

Faktanya, sains mutakhir membantah keras teori medan magnet perusak kelistrikan tersebut. Rel memang menghasilkan efek elektromagnetik, tetapi kekuatannya sangatlah kecil dan tidak berbahaya.

Studi dalam Journal of Electrification of Railways mencatat kekuatan magnet perlintasan hanya 20-75 mikrotesla.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Palang Pintu Manual dan Dugaan Keterlibatan Ormas Disorot

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Palang Pintu Manual dan Dugaan Keterlibatan Ormas Disorot

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 12:17 WIB

5 Kecelakaan yang Libatkan Mobil Listrik VinFast Armada Taksi Green SM, Tak Cuma di Bekasi

5 Kecelakaan yang Libatkan Mobil Listrik VinFast Armada Taksi Green SM, Tak Cuma di Bekasi

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 12:16 WIB

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:16 WIB

Terkini

Review Practical Magic: The Book of Magic: Saat Perempuan Menulis Takdirnya

Review Practical Magic: The Book of Magic: Saat Perempuan Menulis Takdirnya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:28 WIB

Parfum Apa yang Wanginya Paling Enak? Ini 5 Rekomendasi Produknya di Minimarket

Parfum Apa yang Wanginya Paling Enak? Ini 5 Rekomendasi Produknya di Minimarket

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

Tiga Kali Jadi Tersangka KPK, Fahd A Rafiq Terancam Hukuman Maksimal sebagai Residivis

Tiga Kali Jadi Tersangka KPK, Fahd A Rafiq Terancam Hukuman Maksimal sebagai Residivis

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

OKI Kutuk Serangan Bom Drone ke Makkah, Kota Suci Umat Islam

OKI Kutuk Serangan Bom Drone ke Makkah, Kota Suci Umat Islam

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

Era Baru Energi Indonesia, MNK Rokan Jadi Pionir Proyek Pengembangan MNK di Indonesia

Era Baru Energi Indonesia, MNK Rokan Jadi Pionir Proyek Pengembangan MNK di Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 11:26 WIB

8 Rekomendasi Helm Half Face Double Visor INK, KYT hingga MDS, Harga Mulai 300 Ribu

8 Rekomendasi Helm Half Face Double Visor INK, KYT hingga MDS, Harga Mulai 300 Ribu

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 11:26 WIB

Bos Blueray Akui Setor Rp21 M untuk Djaka, KPK Tunggu Fakta Persidangan

Bos Blueray Akui Setor Rp21 M untuk Djaka, KPK Tunggu Fakta Persidangan

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:23 WIB

VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun

VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:23 WIB

Berapa Harga Rice Cooker Digital Philips? Ini 3 Pilihan Termurah yang Awet dan Multifungsi

Berapa Harga Rice Cooker Digital Philips? Ini 3 Pilihan Termurah yang Awet dan Multifungsi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 11:20 WIB

Serda AMF Tewas Dianiaya, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka Terancam 9 Tahun Penjara

Serda AMF Tewas Dianiaya, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka Terancam 9 Tahun Penjara

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:20 WIB

×