7 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor, Risikonya Tak Main-Main

Yasinta Rahmawati

Rabu, 29 April 2026 | 13:46 WIB
7 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor, Risikonya Tak Main-Main
Ilustrasi jok motor. (Dibuat dengan Gemini AI)
baca 10 detik
  • Bagasi di bawah jok motor di Indonesia memiliki suhu ekstrem karena letaknya yang berdekatan dengan mesin dan tangki bahan bakar.
  • Menyimpan barang elektronik, bahan kimia mudah terbakar, dan korek gas di dalam jok berisiko memicu kebakaran fatal.
  • Barang seperti makanan, obat-obatan, dan jas hujan basah akan rusak atau tidak higienis jika terpapar panas mesin.

Ini sering disepelekan, terutama oleh kaum pria. Meninggalkan korek api gas di dalam bagasi motor ibarat menyimpan "bom waktu" kecil.

Paparan panas yang ekstrem di ruang tertutup dapat meningkatkan tekanan di dalam korek api hingga melampaui batas kekuatan wadah plastiknya.

Jika pecah, gas akan keluar dan memicu percikan api yang sangat berbahaya.

4. Bahan Makanan dan Sayuran

Ingin menjaga kesegaran belanjaan pasar? Jangan taruh di bawah jok. Suhu panas akan mempercepat proses pembusukan sayuran, membuat daging menjadi tidak higienis karena pertumbuhan bakteri yang cepat, dan merusak tekstur makanan beku (frozen food).

Selain itu, aroma makanan yang tajam bisa tertinggal di bagasi dan sulit dihilangkan, yang pada akhirnya mengundang kecoak atau semut masuk ke sela-sela motor.

5. Obat-obatan dan Skincare

Produk farmasi dan kecantikan memiliki instruksi penyimpanan "simpan di tempat sejuk dan kering". Memasukkan krim wajah, sunscreen, atau obat-obatan ke dalam jok motor akan merusak komposisi kimianya.

Skincare Anda bisa terpisah kandungan minyak dan airnya, sehingga tidak efektif lagi. Sementara untuk obat-obatan, suhu panas dapat menurunkan khasiat zat aktif di dalamnya atau bahkan mengubahnya menjadi zat yang berbahaya bagi tubuh.

baca juga

6. Jas Hujan yang Masih Basah

Menyimpan jas hujan di jok motor memang disarankan, tetapi jangan dalam keadaan basah. Setelah hujan reda, banyak pengendara langsung melipat jas hujan yang basah dan memasukkannya ke bagasi.

Hal ini akan memicu pertumbuhan jamur, menyebabkan bau apek yang menyengat, dan lama-kelamaan dapat merusak lapisan waterproof jas hujan tersebut.

Sebaiknya, keringkan dulu dengan cara diangin-anginkan sebelum disimpan kembali.

7. Sayuran atau Buah-buahan Bertekstur Lunak

Selain risiko kebusukan, getaran mesin motor yang kuat dapat menghancurkan tekstur buah atau sayuran yang lunak (seperti tomat atau pisang). Alhasil, belanjaan Anda akan bonyok dan kotor saat sampai di rumah.

Memahami batasan bagasi motor adalah bagian dari edukasi keselamatan
berkendara. Jangan biarkan kenyamanan sesaat berujung pada kerugian finansial akibat kerusakan barang, atau lebih buruk lagi, risiko kecelakaan.

Selalu ingat jika barang tersebut sensitif terhadap panas, jangan pernah tinggalkan di bawah jok motor. Semoga artikel ini membantu!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa

KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:24 WIB

5 Rekomendasi Motor Listrik dengan Bagasi Besar, Muat Helm Maupun Belanjaan

5 Rekomendasi Motor Listrik dengan Bagasi Besar, Muat Helm Maupun Belanjaan

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 09:25 WIB

Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar

Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×