7 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor, Risikonya Tak Main-Main

Yasinta Rahmawati

Rabu, 29 April 2026 | 13:46 WIB
7 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor, Risikonya Tak Main-Main
Ilustrasi jok motor. (Dibuat dengan Gemini AI)
baca 10 detik
  • Bagasi di bawah jok motor di Indonesia memiliki suhu ekstrem karena letaknya yang berdekatan dengan mesin dan tangki bahan bakar.
  • Menyimpan barang elektronik, bahan kimia mudah terbakar, dan korek gas di dalam jok berisiko memicu kebakaran fatal.
  • Barang seperti makanan, obat-obatan, dan jas hujan basah akan rusak atau tidak higienis jika terpapar panas mesin.

Suara.com - Bagi  di Indonesia, bagasi di bawah jok motor adalah "penyelamat" ruang. Mulai dari menyimpan jas hujan, helm, hingga belanjaan pasar, semua sering kali dijejalkan ke dalam ruang sempit tersebut.

Apalagi motor matic keluaran terbaru kini menawarkan kapasitas bagasi yang sangat luas, bahkan hingga 25-30 liter.

Namun, tahukah Anda bahwa fungsi bagasi motor sebenarnya sangat terbatas? Lokasinya yang tepat berada di atas mesin dan dekat dengan tangki bahan bakar membuat area ini memiliki suhu yang sangat panas saat motor dioperasikan.

Suhu panas yang terperangkap ini bisa menjadi musuh utama bagi barang-barang tertentu. Selain panas, getaran mesin dan minimnya sirkulasi udara membuat kondisi di dalam jok menjadi ekstrem.

Menyimpan barang yang salah bukan hanya berisiko merusak barang tersebut, tetapi juga bisa memicu kecelakaan fatal seperti kebakaran atau ledakan.

Berikut daftar barang apa saja yang tidak boleh disimpan di jok motor demi keamanan berkendara dan keawetan barang berharga Anda.

1. Power Bank dan Perangkat Elektronik

Barang pertama yang paling dilarang adalah power bank, ponsel, atau laptop. Mengapa? Perangkat elektronik menggunakan baterai Lithium-ion yang sangat sensitif terhadap suhu panas.

Suhu tinggi di dalam jok dapat menyebabkan baterai mengalami overheating (panas berlebih). Dalam kondisi ekstrem, baterai bisa membengkak, bocor, bahkan meledak.

baca juga

Mengingat lokasi bagasi bersebelahan dengan tangki bensin, ledakan kecil pun bisa berakibat fatal bagi keselamatan nyawa Anda.

2. Parfum dan Botol Aerosol

Banyak orang menyimpan parfum di jok motor agar tetap wangi setelah menembus kemacetan. Namun, ini adalah kesalahan besar.

Parfum mengandung alkohol dalam kadar tinggi, sementara botol aerosol (seperti body spray atau pembersih kaca helm) berada di bawah tekanan.

Cairan yang mengandung alkohol dan gas bertekanan tinggi sangat mudah menguap dan terbakar jika terkena panas mesin yang terus-menerus.

3. Korek Api Gas

Ini sering disepelekan, terutama oleh kaum pria. Meninggalkan korek api gas di dalam bagasi motor ibarat menyimpan "bom waktu" kecil.

Paparan panas yang ekstrem di ruang tertutup dapat meningkatkan tekanan di dalam korek api hingga melampaui batas kekuatan wadah plastiknya.

Jika pecah, gas akan keluar dan memicu percikan api yang sangat berbahaya.

4. Bahan Makanan dan Sayuran

Ingin menjaga kesegaran belanjaan pasar? Jangan taruh di bawah jok. Suhu panas akan mempercepat proses pembusukan sayuran, membuat daging menjadi tidak higienis karena pertumbuhan bakteri yang cepat, dan merusak tekstur makanan beku (frozen food).

Selain itu, aroma makanan yang tajam bisa tertinggal di bagasi dan sulit dihilangkan, yang pada akhirnya mengundang kecoak atau semut masuk ke sela-sela motor.

5. Obat-obatan dan Skincare

Produk farmasi dan kecantikan memiliki instruksi penyimpanan "simpan di tempat sejuk dan kering". Memasukkan krim wajah, sunscreen, atau obat-obatan ke dalam jok motor akan merusak komposisi kimianya.

Skincare Anda bisa terpisah kandungan minyak dan airnya, sehingga tidak efektif lagi. Sementara untuk obat-obatan, suhu panas dapat menurunkan khasiat zat aktif di dalamnya atau bahkan mengubahnya menjadi zat yang berbahaya bagi tubuh.

6. Jas Hujan yang Masih Basah

Menyimpan jas hujan di jok motor memang disarankan, tetapi jangan dalam keadaan basah. Setelah hujan reda, banyak pengendara langsung melipat jas hujan yang basah dan memasukkannya ke bagasi.

Hal ini akan memicu pertumbuhan jamur, menyebabkan bau apek yang menyengat, dan lama-kelamaan dapat merusak lapisan waterproof jas hujan tersebut.

Sebaiknya, keringkan dulu dengan cara diangin-anginkan sebelum disimpan kembali.

7. Sayuran atau Buah-buahan Bertekstur Lunak

Selain risiko kebusukan, getaran mesin motor yang kuat dapat menghancurkan tekstur buah atau sayuran yang lunak (seperti tomat atau pisang). Alhasil, belanjaan Anda akan bonyok dan kotor saat sampai di rumah.

Memahami batasan bagasi motor adalah bagian dari edukasi keselamatan
berkendara. Jangan biarkan kenyamanan sesaat berujung pada kerugian finansial akibat kerusakan barang, atau lebih buruk lagi, risiko kecelakaan.

Selalu ingat jika barang tersebut sensitif terhadap panas, jangan pernah tinggalkan di bawah jok motor. Semoga artikel ini membantu!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa

KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:24 WIB

5 Rekomendasi Motor Listrik dengan Bagasi Besar, Muat Helm Maupun Belanjaan

5 Rekomendasi Motor Listrik dengan Bagasi Besar, Muat Helm Maupun Belanjaan

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 09:25 WIB

Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar

Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

Soal OTT Pejabat BPN, Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas: Jangan Ada yang Dilindungi!

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:32 WIB

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

BYAN Anjlok Usai Umumkan Force Majeur, Revisi RKAB Mandek di tengah Isu Diambil Alih Haji Isam

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 18:30 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 18:28 WIB

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

OTT KPK Dugaan Suap HGB, Uang Rp100 Miliar Disita, Bos Summarecon Diamankan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 18:27 WIB

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:22 WIB

Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice

Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:20 WIB

Kemarau Panjang Bikin Warga Pondok Labu Kelimpungan Cari Air Bersih

Kemarau Panjang Bikin Warga Pondok Labu Kelimpungan Cari Air Bersih

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:18 WIB

Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander

Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 18:17 WIB

×