- Honda Vision 110 di Eropa menggunakan rangka eSAF tapi berganti nama menjadi underbone.
- Spesifikasi mesin identik dengan Honda Beat namun memiliki fitur kunci pintar sebagai standar.
- Desain elegan Eropa terlihat jelas dari penggunaan velg asimetris berukuran 16 inci di depan.
Tampilan visual motor ini mengadaptasi gaya skutik premium layaknya keluarga Honda seri SH. Desain dek rata dipadukan dengan posisi lampu utama yang berada tepat pada area stang kemudi.
Perbedaan paling mencolok terlihat pada konfigurasi kaki-kaki yang dirancang asimetris untuk stabilitas. Roda depan sengaja memakai velg 16 inci demi meredam getaran di jalanan berbatu khas Eropa.
Sementara itu, roda belakangnya tetap menggunakan velg ukuran 14 inci layaknya matic standar pabrik. Hal ini sedikit berbeda dengan Beat di Indonesia yang lebih mengutamakan kelincahan bodi.
Urusan fitur bawaan, skutik ini rupanya jauh lebih mewah dibanding kembarannya di Asia Tenggara. Sistem Smart Key System sudah menjadi fitur standar tanpa harus membeli varian tertinggi.
Tersedia pula soket pengisi daya tipe USB-C di bagian depan serta panel instrumen kombinasi digital. Ruang bagasinya pun sangat lega hingga 17,7 liter yang jauh melampaui kapasitas bagasi Beat.