- M. Adenanta Putra nyaris kecelakaan fatal akibat lowside saat menjinakkan CBR1000RR-R di Buriram.
- Fadillah Arbi tetap nekat balapan walau cedera, sukses amankan poin penting kelas SS600.
- AHM puji mental baja para pembalap muda yang gigih berjuang bawa nama harum Indonesia.
Sayangnya, ambisi Herjun merebut posisi terdepan di balapan kedua harus dibayar sangat mahal. Ia terhempas keras dan terjatuh pada putaran keempat hingga terpaksa menyudahi balapan lebih awal.
Apresiasi Mental Petarung AHRT
Melihat rentetan drama dan darah juang ini, manajemen tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Perjuangan hidup mati ini ditanggapi langsung oleh General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya.
“Kami sangat mengapresiasi hasil yang diraih anak-anak AHRT. Paling tidak, kita bisa tunjukan bahwa binaan kami bisa terus tampil kompetitif dengan dukungan motor Honda yang kami siapkan," kata Andy.
“Semoga prestasi terus meningkat di putaran selanjutnya untuk harumkan Indonesia di arena balap Internasional,” ujar Andy memungkasi tanggapannya.
Putaran berdarah di Buriram ini menjadi pelajaran berharga sekaligus bekal mental bagi skuad Indonesia. Pasukan AHRT kini bersiap menatap pertempuran di putaran ketiga yang berlangsung di Jepang pertengahan Juni mendatang.