- Angle foto mobil wajib 45 derajat agar bagian depan dan bodi samping terlihat jelas.
- Seluruh ban mobil tidak boleh terpotong dari frame kamera sebagai bukti fisik kendaraan asli.
- Hindari pantulan cahaya pada pelat nomor dan lepas plastik STNK agar tulisan terbaca sistem.
Pihak Pertamina mewajibkan seluruh roda kendaraan terlihat jelas. Verifikator di balik sistem harus bisa melihat dan menghitung jumlah roda secara fisik untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut benar-benar kendaraan roda empat atau lebih, dan bukan sekadar gambar hasil suntingan.
Tips: Mundurlah beberapa langkah saat mengambil foto. Pastikan keempat ban (atau setidaknya ban depan dan belakang di satu sisi) menapak di tanah dan masuk sepenuhnya ke dalam tangkapan layar kamera smartphone Anda.

3. Pantulan Cahaya di Pelat Nomor dan STNK
Masalah ini sangat erat kaitannya dengan kondisi pencahayaan. Tidak sedikit pendaftar yang memotret STNK menggunakan flash kamera atau di bawah terik matahari langsung.
Hasilnya, angka pelat nomor di mobil maupun tulisan di STNK menjadi silau (over-exposed) dan tidak terbaca oleh sistem.
Selain itu, STNK yang difoto saat masih berada di dalam plastik pelindungnya akan menciptakan pantulan cahaya yang menutupi informasi penting.
Hal yang sama berlaku pada pelat nomor mobil; jika menggunakan cover mika akrilik yang kotor atau memantulkan cahaya, nomor polisi akan sulit diidentifikasi.
Tips: Lepaskan STNK dari plastik pelindungnya sebelum difoto. Pindahkan mobil atau bawa STNK ke area yang teduh (shady area) dengan pencahayaan merata. Matikan fitur flash pada kamera Anda agar seluruh teks terekam setajam mungkin tanpa efek silau.
Sebelum menekan tombol submit di situs Subsidi Tepat, luangkan waktu sebentar untuk mengecek ulang galeri foto Anda.
Pastikan pelat nomor terbaca, angle mobil sesuai, dan tidak ada bagian bodi yang terpotong agar proses verifikasi Barcode Pertamina Anda berjalan mulus.