- Start ke-20, Veda sukses libas 8 pembalap di lap pertama berkat launch control sempurna.
- Lewat racecraft matang, Veda manfaatkan crash lawan di lap akhir untuk amankan finis ke-8.
- Tambahan 8 poin mengokohkan Veda di posisi lima sekaligus memimpin klasemen rookie Moto3 2026.
Suara.com - Memulai balapan dari barisan belakang kerap menjadi vonis mati bagi pembalap di kelas Moto3 yang super kompetitif. Namun, Veda Ega Pratama baru saja membuktikan bahwa start buncit bukanlah kiamat.
Berlaga di Sirkuit Catalunya, Minggu (17/5/2026), rider asal Gunungkidul, Yogyakarta ini mempertontonkan masterclass sesungguhnya. Memulai balapan dari grid ke-20 akibat sesi kualifikasi yang kurang ideal, Veda justru tampil kesetanan sejak lampu merah padam.
Sempurnanya Launch Control dan Taktik Slipstream
Kunci kebangkitan Veda ada pada momen start. Memanfaatkan launch control motor yang tersetel sempurna, Veda merespons pergantian lampu dengan sangat tajam. Alih-alih terjebak di kerumunan (traffic) tengah peloton, Veda cerdik membaca racing line yang bersih.
Ditambah dengan pemanfaatan slipstream di lintasan lurus Catalunya yang panjang, pembalap Indonesia ini sukses melibas 8 motor sekaligus hanya dalam satu putaran!
Ia langsung melesat ke posisi 12 di lap pertama, membuktikan bahwa race pace motornya jauh lebih mengerikan dibandingkan saat time attack kualifikasi.
Bertahan di Tengah Kekacauan Moto3
Setelah lompatan luar biasa di lap pembuka, Veda menunjukkan konsistensi ritme balap yang matang. Ia terus menekan dan naik ke posisi 11 pada lap ketiga, lalu menyodok ke urutan kesembilan pada lap keenam.
Intensitas pertarungan di grup tengah yang menguras grip ban sempat membuat Veda melorot kembali ke posisi 11 pada lap ke-11.
Namun, kedewasaan racecraft Veda kembali teruji. Ia tetap tenang menjaga jarak aman (spacing) dan menghindari kesalahan fatal.
Kesabaran ini berbuah manis di lap-lap akhir ketika rider Rivacold Snipers Team, Jesus Rios, mengalami crash.
Veda yang berada di posisi strategis berhasil memanfaatkan kemelut tersebut untuk mengamankan finis di posisi ke-8, membawa pulang tambahan 8 poin krusial.

Kokoh Pimpin Klasemen Rookie
Tambahan 8 poin dari Catalunya sangat vital bagi posisi Veda di kejuaraan dunia. Kini, ia mengoleksi total 58 poin dan bertengger di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026, memiliki poin yang sama persis dengan Marco Morelli di posisi keempat.
Yang paling penting, torehan ini semakin memantapkan status Veda Ega Pratama sebagai Rookie (pendatang baru) terbaik musim ini, jauh meninggalkan debatan-debutan lainnya.