Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2026 | 16:35 WIB
Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit
Ilustrasi SUV Nissan. (Suara x Gemini)
  • Nissan berencana mengekspor hingga 300.000 unit mobil produksi Tiongkok untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
  • Perusahaan menargetkan pasar Kanada dan Amerika Latin dengan menyediakan kendaraan hybrid dan listrik yang lebih terjangkau.
  • Nissan melakukan efisiensi biaya operasional di Eropa serta menjajaki kolaborasi dengan produsen lokal untuk pengembangan produk.

Suara.com - Usai gagal menyatukan kekuatan dengan Honda beberapa waktu silam, Nissan kini sedang berusaha keluar dari tekanan bisnis global.

Penjualan menurun, produk menua, dan persaingan makin ketat membuat produsen mobil "Godzilla" ini harus putar otak.

Untuk itu, manajemen baru menyiapkan sejumlah strategi agar bisa kembali kompetitif di pasar internasional.

Apa saja siasatnya? Begini menurut rangkuman Suara.com dikutip dari Carscoops.

1. Manfaatkan Produksi Murah di Tiongkok

Nissan melihat peluang besar dari pabrik hasil kerja sama dengan Dongfeng di Tiongkok. Biaya produksi lebih rendah dan kapasitas lebih fleksibel dibanding fasilitas di negara lain.

Rencananya, Nissan akan mengekspor 100.000 unit mobil buatan Tiongkok per tahun ke berbagai pasar, lalu meningkat hingga 300.000 unit.

Model yang disiapkan termasuk sedan listrik N7, SUV NX8, dan pickup Frontier Pro PHEV.

Harga terbaru Nissan Magnite  (nissan.co.id)
Harga terbaru Nissan Magnite  (nissan.co.id)

 2. Fokus ke Pasar Kanada dan Amerika Latin

Kanada baru saja melonggarkan aturan impor mobil asal Tiongkok hingga 49.000 unit per tahun.

Nissan memanfaatkan celah ini dengan menyiapkan produk murah, bukan hanya EV murni, tetapi juga hybrid dan plug-in hybrid.

Pasar Amerika Latin juga jadi target awal, karena permintaan mobil terjangkau di sana masih tinggi.

Strategi ini diharapkan memberi ruang napas sebelum Nissan meluncurkan produk baru di pasar utama lain.

 3. Efisiensi Biaya di Eropa

Selain ekspansi ke Kanada dan Amerika Latin, Nissan juga memangkas biaya di Eropa. Kapasitas produksi di pabrik Sunderland, Inggris, dikurangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV

Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:11 WIB

Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM

Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:19 WIB

Bukan Avanza atau Xpander, Low MPV Bekas Rp 100 Jutaan Ini Punya Bantingan Suspensi Khas Mobil Eropa

Bukan Avanza atau Xpander, Low MPV Bekas Rp 100 Jutaan Ini Punya Bantingan Suspensi Khas Mobil Eropa

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:04 WIB

Berapa Harga dan Pajak BYD M6 di Indonesia?

Berapa Harga dan Pajak BYD M6 di Indonesia?

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:42 WIB

Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen

Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM

Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:19 WIB

Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV

Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:11 WIB

Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen

Kecanggihan Baterai Blade BYD Dinilai Berpotensi Jadi Beban Biaya Perawatan Bagi Konsumen

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:05 WIB

Bukan Avanza atau Xpander, Low MPV Bekas Rp 100 Jutaan Ini Punya Bantingan Suspensi Khas Mobil Eropa

Bukan Avanza atau Xpander, Low MPV Bekas Rp 100 Jutaan Ini Punya Bantingan Suspensi Khas Mobil Eropa

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:04 WIB

Strategi Toyota Perkuat Posisi di Pasar Otomotif dengan Suku Cadang Murah T-OPT

Strategi Toyota Perkuat Posisi di Pasar Otomotif dengan Suku Cadang Murah T-OPT

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:55 WIB

Berapa Harga dan Pajak BYD M6 di Indonesia?

Berapa Harga dan Pajak BYD M6 di Indonesia?

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:42 WIB

Ikuti Jejak Toyota, Honda akan Jorjoran Gelontorkan 15 Mobil Hybrid

Ikuti Jejak Toyota, Honda akan Jorjoran Gelontorkan 15 Mobil Hybrid

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:34 WIB

Berapa Harga BYD M6 DM? Ini Taksirannya Sebelum Diumumkan

Berapa Harga BYD M6 DM? Ini Taksirannya Sebelum Diumumkan

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:17 WIB

Dominasi Daihatsu di Segmen Harga Bawah Rp 300 Juta Belum Terbendung Pesaing

Dominasi Daihatsu di Segmen Harga Bawah Rp 300 Juta Belum Terbendung Pesaing

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:05 WIB

Intip Harga Honda Stylo 160 yang Kian Curi Perhatian di Jalan Perkotaan

Intip Harga Honda Stylo 160 yang Kian Curi Perhatian di Jalan Perkotaan

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:55 WIB