- Merek otomotif China mencatat kenaikan penjualan 40 persen di Australia selama empat bulan pertama tahun 2026.
- Ekspansi pabrikan China menyebabkan penurunan signifikan sebesar 20 persen pada total penjualan mobil merek Jepang di Australia.
- BYD mulai memproduksi mobil secara lokal di Eropa guna menghindari tarif impor serta meningkatkan daya saing pasar.
Uni Eropa mulai menaikkan hambatan dagang dan tarif bagi kendaraan listrik (EV) impor asal China. Untuk menyiasati tembok pajak ini, raksasa seperti BYD mulai beralih ke strategi produksi lokal.
Alih-alih membangun pabrik dari nol yang memakan waktu lama, BYD justru mengincar fasilitas produksi milik kompetitornya yang sedang menganggur.
Mereka saat ini tengah bernegosiasi dengan beberapa pabrikan Eropa, termasuk grup Stellantis, untuk mengambil alih atau berbagi jalur produksi di pabrik yang tidak terpakai.
Langkah produksi lokal di dalam wilayah Eropa ini memungkinkan mereka menghindari tarif pajak impor sepenuhnya sekaligus mengubah citra merk agar lebih diterima sebagai pemain lokal di mata masyarakat Eropa.
Saat ini, merek China telah menguasai sekitar 22 persen pangsa pasar EV di Eropa, seiring dengan minat masyarakat yang terus beralih ke mobil bersih lingkungan.