Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 25 Mei 2026 | 16:24 WIB
Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan
Ilustrasi balap MotoGP (motogp.com)
baca 10 detik
  • Kapasitas mesin MotoGP 2027 turun menjadi 850cc dan fitur aerodinamika ekstrem akan dilarang.
  • Pembalap hanya diperbolehkan memakai satu motor utama di garasi tanpa ada motor cadangan.
  • Skenario lompat motor saat hujan dihapus, menuntut kerja kilat mekanik saat ganti ban.

Suara.com - Era baru MotoGP yang akan dimulai pada musim 2027 dipastikan tidak hanya sekadar mengganti spesifikasi mesin. Lebih dari itu, perubahan regulasi yang diusulkan siap mengubah DNA balapan motor kasta tertinggi ini menjadi jauh lebih ekstrem secara teknis.

Selain pemangkasan kubikasi mesin dan pembatasan perangkat aerodinamika (aero fairing), muncul satu usulan radikal dari Komisi Grand Prix dan para pabrikan: penggunaan satu motor saja untuk setiap pembalap di garasi.

Artinya, kemewahan memiliki motor cadangan (motor kedua) yang selama ini dinikmati para rider pabrikan maupun satelit akan ditiadakan.

Mesin 850cc dan Hilangnya Fitur "Sakti"

Sebelum membahas dampak absennya motor cadangan, regulasi teknis dasar MotoGP 2027 sendiri sudah sangat menantang. Kapasitas mesin akan dipangkas dari 1.000 cc menjadi 850 cc.

Dampaknya, tenaga mesin yang saat ini bisa dengan mudah menembus lebih dari 300 dk, diperkirakan akan menyusut ke angka sekitar 260 dk.

Tidak berhenti di situ, pabrikan juga dipaksa untuk kembali ke "fitrah" balap motor. Perangkat pembantu penambah traksi dan stabilitas seperti holeshot device atau ride-height device akan dilarang sepenuhnya.

Fokus aerodinamika yang saat ini dinilai terlalu ekstrem dan menyerupai mobil Formula 1 juga akan dikurangi drastis. Tujuannya satu: menekan biaya riset yang selangit dan membuat balapan lebih mengandalkan skill murni pembalap.

Aturan 1 Motor: Efisiensi yang Menjadi Ujian Ketahanan

baca juga
MotoGP (Instagram/@motogp)
MotoGP (Instagram/@motogp)

Usulan penghapusan motor cadangan yang dilaporkan oleh Gazzetta.it merupakan langkah agresif untuk menekan biaya operasional (cost cap).

Membangun mesin 850cc dari nol membutuhkan investasi raksasa, sehingga pabrikan sepakat mencari kompensasi penghematan dari sektor lain.

Aturan satu motor ini sebenarnya bukan hal baru, karena sudah lama diterapkan di kelas Moto2, Moto3, dan juga WorldSBK.

Namun, bagi MotoGP, ini adalah ujian ketahanan mesin dan sasis yang sesungguhnya. Tanpa motor cadangan, jika seorang pembalap mengalami crash parah di sesi Latihan Bebas (FP) atau Kualifikasi, mekanik harus berpacu dengan waktu memperbaiki satu-satunya motor tersebut.

Jika kerusakan tidak bisa diatasi tepat waktu, pembalap terancam absen dari balapan utama.

Selamat Tinggal Skenario "Lompat Motor" Saat Hujan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lupakan Skutik 150cc Biasa, Motor Mewah Honda Ini Punya Traksi Sempurna dan Tenaga Mantap

Lupakan Skutik 150cc Biasa, Motor Mewah Honda Ini Punya Traksi Sempurna dan Tenaga Mantap

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 14:38 WIB

Daftar Harga Motor Matik Honda, Yamaha, dan Suzuki Banderol Rp 18 Jutaan

Daftar Harga Motor Matik Honda, Yamaha, dan Suzuki Banderol Rp 18 Jutaan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 13:50 WIB

Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera

Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 10:24 WIB

Terkini

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:12 WIB

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:09 WIB

Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional

Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:04 WIB

BRI Raih Penghargaan Kemenpora, Perkuat Komitmen Majukan Industri Olahraga Nasional

BRI Raih Penghargaan Kemenpora, Perkuat Komitmen Majukan Industri Olahraga Nasional

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 13:03 WIB

×