- Suzuki resmi meluncurkan penyegaran model kei car Hustler di Jepang dengan tampilan eksterior baru yang lebih tangguh.
- Pembaruan teknologi mencakup fitur keselamatan Dual Sensor Brake Support II dan penggunaan rem parkir elektronik sebagai standar.
- Mobil ini dipasarkan dengan harga mulai 165 jutaan rupiah dan ditargetkan mampu terjual 7.000 unit setiap bulannya.
Suara.com - Suzuki resmi memperkenalkan penyegaran untuk salah satu model andalannya di segmen mobil mungil atau kei car yaitu Hustler. Enam setengah tahun setelah generasi kedua meluncur, mobil berdesain kotak dengan julukan 'Baby Jimny' ini kini hadir dengan tampilan lebih segar dan peningkatan teknologi yang signifikan.
Perubahan paling mencolok terlihat pada sisi eksterior melalui penggunaan gril yang lebih besar serta desain ulang lubang udara pada bumper. Khusus varian Tough Wild, Suzuki memberikan sentuhan yang lebih berjiwa petualang dengan bumper plastik tanpa cat dan aksen metalik. Gril pada varian ini bahkan mengadopsi tulisan Suzuki yang mengingatkan pecinta otomotif pada desain ikonik Suzuki Jimny.
Melengkapi tampilan luarnya, pabrikan asal Jepang ini menambah dua pilihan warna baru yakni Fusion Yellow Pearl Metallic dengan atap Gunmetal serta Woodland Khaki Metallic dengan atap Urban Brown. Kedua pilihan ini semakin memperkuat karakter petualang yang selama ini melekat pada Hustler.
Masuk ke area kabin, Suzuki kini menyematkan rem parkir elektronik sebagai fitur standar. Sisi keselamatan juga menjadi fokus utama dengan pembaruan sistem Dual Sensor Brake Support II. Fitur ini mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, hingga Blind Spot Monitoring yang kini tersedia di seluruh lini produk.

Urusan performa, Suzuki tetap mengandalkan mesin tiga silinder 660cc berteknologi mild hybrid. Konsumen diberikan pilihan mesin naturally aspirated bertenaga 48 hp atau versi turbocharged dengan tenaga 63 hp. Seluruh tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi CVT ke roda depan atau keempat roda.
Di Jepang, Suzuki Hustler versi terbaru ini dipasarkan dengan harga mulai dari 1.599.400 yen atau setara 165 jutaan rupiah untuk tipe terendah. Sementara itu, varian tertinggi yakni Tough Wild dibanderol mencapai 2.048.200 yen atau sekitar 212 jutaan rupiah. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2014, mobil ini telah melampaui angka penjualan satu juta unit dan kini ditargetkan terjual sebanyak 7.000 unit setiap bulannya.