Masalah Airbag Honda Seret Hampir Satu Juta Unit Mobil, Civic Sampai CR-V Masuk Daftar

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB
Masalah Airbag Honda Seret Hampir Satu Juta Unit Mobil, Civic Sampai CR-V Masuk Daftar
Honda CR-V. [Suara.com/HPM]
baca 10 detik
  • Honda menarik 100 ribu unit kendaraan di Amerika Serikat karena kerusakan sensor airbag yang berisiko membahayakan keselamatan penumpang depan.
  • Kerusakan sensor akibat pergantian material pemasok menyebabkan airbag mengembang tidak tepat sehingga membahayakan individu berukuran tubuh kecil saat benturan.
  • Pemilik model terdampak akan menerima surat pemberitahuan mulai Juli 2026 untuk melakukan perbaikan gratis di diler resmi Honda atau Acura.

Suara.com - Honda kembali menghadapi rapor merah terkait aspek keselamatan setelah mengumumkan perluasan penarikan kembali (recall) di Amerika Serikat. Kali ini sekitar 100 ribu unit kendaraan Honda dan Acura terdeteksi mengalami cacat pada komponen airbag yang berisiko membahayakan nyawa penumpang di kabin depan.

Berdasarkan data National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) masalah utama terletak pada sensor berat penumpang di kursi depan yang rentan mengalami keretakan serta korsleting. Kerusakan teknis tersebut memicu potensi airbag depan serta airbag lutut mengembang secara tidak tepat saat terjadi benturan. Kondisi ini sangat fatal bagi kategori penumpang tertentu yang seharusnya mendapatkan perlindungan khusus.

Sistem airbag modern seharusnya bekerja menyesuaikan ukuran dan bobot tubuh penumpang. Pada kasus anak-anak atau individu bertubuh kecil airbag idealnya tidak aktif demi meminimalisir risiko cedera parah akibat hantaman bantalan udara yang terlalu keras. Investigasi internal mengungkap bahwa masalah ini muncul akibat penggantian material dasar pada papan sirkuit sensor oleh pihak pemasok setelah terjadinya gangguan produksi akibat bencana alam.

Model populer seperti Honda Accord produksi 2016 hingga 2022 beserta varian Hybrid masuk dalam daftar penarikan besar-besaran ini. Model lain yang terdampak meliputi Honda Civic, CR-V, Odyssey, hingga lini premium Acura seperti MDX dan TLX. Penambahan unit terbaru ini membuat total kendaraan yang harus diperbaiki kini mendekati angka 850 ribu unit di seluruh wilayah Amerika Serikat.

Honda mencatat sudah ada lebih dari 200 klaim garansi terkait masalah teknis tersebut. Para pemilik kendaraan dijadwalkan menerima surat pemberitahuan resmi mulai awal Juli 2026 untuk segera melakukan perbaikan di diler resmi Honda atau Acura tanpa dipungut biaya. Kampanye ini menjadi pengingat keras bahwa masalah komponen dari pihak ketiga masih menjadi tantangan besar bagi produsen otomotif global dalam menjamin keamanan produk massal mereka di pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Motor Honda Ini Meroket Nyaris Rp36 Juta Sejak Rilis Perdana, Masih Worth It untuk Dibeli?

Harga Motor Honda Ini Meroket Nyaris Rp36 Juta Sejak Rilis Perdana, Masih Worth It untuk Dibeli?

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:46 WIB

5 Rekomendasi Motor 'Support' Buat Pacaran Bareng Pasangan, Murah Meriah Sampai Irit Bensin

5 Rekomendasi Motor 'Support' Buat Pacaran Bareng Pasangan, Murah Meriah Sampai Irit Bensin

Otomotif | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:42 WIB

Harga Mirip Jadi Dilema, Mending Honda Scoopy atau Yamaha Fazzio dari Aspek Fitur?

Harga Mirip Jadi Dilema, Mending Honda Scoopy atau Yamaha Fazzio dari Aspek Fitur?

Otomotif | Senin, 01 Juni 2026 | 17:26 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×