- Website resmi motor EMMO senilai triliunan rupiah dibiarkan eror dan berisi teks dummy.
- Vendor pengadaan terbukti tak punya bengkel resmi dan memiliki rekam jejak bisnis konveksi.
- Spesifikasi trail motor MBG dinilai janggal dengan indikasi markup harga yang fantastis.
Suara.com - Skandal korupsi pengadaan motor Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Dadan Hindayana mengungkap fakta digital yang memalukan. Negara membayar Rp 1 triliun untuk merek EMMO yang situs resminya hanya berisi teks dummy "Lorem Ipsum".
Kejaksaan Agung mencatat sekitar 21 ribu unit motor terlanjur didistribusikan ke berbagai daerah. Ini berarti setiap unit kendaraan menyedot anggaran negara sekitar Rp 47,6 juta.
Dengan harga setara motor sport premium, publik tentu mengharapkan rincian spesifikasi kelas atas. Nyatanya, etalase digital pabrikan yang menang tender raksasa ini justru gagal memberikan informasi teknis.
Spesifikasi Gaib 'Lorem Ipsum'
Kejanggalan terburuk dari proyek ini bersembunyi tepat di situs resmi mereka. Website EMMO dibiarkan terbengkalai layaknya template gratisan buatan developer amatir.
Pada halaman Edukasi, terdapat artikel bertanggal 10 Mei 2026 yang tayang prematur. Judul artikelnya dibiarkan apa adanya, yakni hanya berisi kata "test".
Puncak ironi terlihat jelas pada halaman detail produk motor trail EMMO tersebut. Teks penjelasannya murni menggunakan dummy text bawaan developer
"Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic".

Deskripsi kendaraannya sama sekali tidak membahas kapasitas baterai, torsi, atau jarak tempuh. Negara seolah membayar triliunan rupiah hanya untuk spesifikasi gaib bertuliskan "Lorem Ipsum".
Motor Penggaruk Tanah
Secara visual, wujud EMMO sama sekali bukan skuter listrik perkotaan. Desainnya sangat beringas dengan DNA motor trail murni.
Kendaraan ini dilengkapi ground clearance tinggi dan suspensi depan yang kekar. Velg jari-jarinya pun dibalut dengan ban knobby khas jalur off-road.
Hal ini memicu pertanyaan kritis di kalangan masyarakat luas. Apakah rute distribusi MBG memang membutuhkan spesifikasi motor pelibas lumpur?
Rekam Jejak Vendor "Gado-Gado"
Kejanggalan proyek ini makin tercium dari profil penyedia utamanya, yakni PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT). Perusahaan ini justru memiliki 23 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang sangat beragam.