Kenapa Daftar QR Code Subsidi Tepat Gagal Terus? Ini 6 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 10 Juni 2026 | 12:36 WIB
Kenapa Daftar QR Code Subsidi Tepat Gagal Terus? Ini 6 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya
ilustrasi daftar qr barcode subsidi tepat mypertamina gagal terus (dibuat menggunakan AI)
baca 10 detik
  • Kenaikan harga Pertamax per 10 Juni 2026 meningkatkan minat masyarakat beralih ke Pertalite subsidi melalui pendaftaran program Subsidi Tepat.
  • Banyak pendaftar mengalami kegagalan verifikasi akibat kualitas unggahan dokumen yang buram, terpotong, serta format file yang tidak sesuai ketentuan.
  • Pengguna wajib memastikan kejelasan foto KTP dan pelat nomor kendaraan agar QR Code dapat diterbitkan untuk pembelian BBM bersubsidi.

Suara.com - Kenaikan harga BBM nonsubsidi membuat sebagian masyarakat mulai mencari alternatif bahan bakar yang lebih terjangkau. Banyak orang berbondong-bondong mendaftar QR Barcode Subsidi Tepat namun menghadapi masalah pendaftaran gagal.

Per 10 Juni 2026, harga Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter. Kondisi tersebut mendorong banyak pemilik kendaraan untuk kembali mempertimbangkan penggunaan Pertalite yang harganya masih mendapat subsidi pemerintah.

Meningkatnya minat masyarakat terhadap Pertalite berimbas pada bertambahnya jumlah pendaftar Program Subsidi Tepat MyPertamina.

Program ini menjadi syarat bagi sebagian konsumen untuk memperoleh QR Code yang digunakan saat membeli BBM subsidi di SPBU.

Namun, tidak sedikit pengguna yang mengeluhkan proses pendaftaran yang gagal berulang kali. Sebagian bahkan harus mengunggah dokumen berkali-kali karena status verifikasi tidak kunjung disetujui oleh sistem.

aplikasi mypertamina
aplikasi mypertamina

Cara Daftar Subsidi Tepat di MyPertamina

Pendaftaran Subsidi Tepat dilakukan secara daring melalui platform MyPertamina atau situs resmi Subsidi Tepat.

Langkah pertama adalah membuat akun dengan mengisi data diri, seperti nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon aktif, dan alamat email.

Setelah registrasi selesai, pengguna harus melakukan aktivasi akun melalui tautan yang dikirim ke email. Setelah akun aktif, pengguna dapat masuk kembali menggunakan NIK dan kata sandi yang telah dibuat.

Tahapan berikutnya adalah mengunggah dokumen pendukung untuk proses verifikasi kendaraan. Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:

baca juga
  • Foto KTP yang jelas dan mudah dibaca.
  • Foto STNK asli bagian depan dan belakang.
  • Foto bukti pembayaran pajak kendaraan atau PKB.
  • Foto kendaraan tampak depan dan samping.
  • Foto nomor polisi kendaraan yang terlihat jelas.

Setelah seluruh dokumen diunggah, sistem Pertamina akan melakukan proses verifikasi. Waktu verifikasi dapat berlangsung hingga maksimal 14 hari kerja.

Jika seluruh data dinyatakan sesuai, pengguna akan memperoleh QR Code yang dapat diunduh atau dicetak. QR Code tersebut nantinya digunakan saat melakukan pembelian Pertalite maupun Solar subsidi di SPBU.

Kenapa Pendaftaran Barcode MyPertamina Gagal Terus?

Berdasarkan keterangan resmi PT Pertamina Patra Niaga, terdapat beberapa penyebab yang paling sering membuat pendaftaran QR Code Subsidi Tepat gagal.

1. Foto KTP Buram atau Resolusinya Rendah

Masalah yang paling sering ditemukan adalah kualitas foto KTP yang kurang baik. Sistem verifikasi membutuhkan gambar yang tajam agar seluruh data kependudukan dapat terbaca dengan jelas.

Jika foto terlihat buram, pecah, atau terlalu gelap, sistem akan kesulitan mencocokkan data sehingga verifikasi berpotensi ditolak.

Untuk mengatasinya, pastikan foto KTP diambil dalam kondisi terang, fokus, dan seluruh tulisan pada kartu identitas dapat dibaca dengan jelas.

2. Foto Nomor Polisi Kendaraan Tidak Jelas

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah foto pelat nomor kendaraan yang tidak terbaca dengan baik.

Nomor kendaraan merupakan salah satu data penting yang digunakan dalam proses pencocokan informasi. Jika huruf atau angka terlihat kabur, sistem tidak dapat melakukan verifikasi secara optimal.

Karena itu, pengguna disarankan memotret pelat nomor dalam kondisi pencahayaan yang cukup dan memastikan seluruh karakter terlihat jelas.

3. Dokumen Terpotong Saat Difoto

Banyak pengguna tidak menyadari bahwa sebagian sisi dokumen terpotong ketika mengambil gambar. Padahal, informasi yang hilang meskipun hanya sedikit dapat menyebabkan verifikasi gagal.

Pastikan seluruh bagian KTP maupun nomor polisi kendaraan masuk ke dalam bingkai foto tanpa ada bagian yang terpotong.

4. Posisi Foto KTP Tidak Sesuai

Pertamina juga mengingatkan pentingnya orientasi foto KTP. Sistem verifikasi lebih mudah membaca data apabila KTP difoto dalam posisi landscape atau horizontal.

Sebaiknya hindari memotret KTP dalam posisi miring, terbalik, atau tidak proporsional karena dapat menghambat proses pembacaan data.

5. Foto Diambil dari Jarak Terlalu Jauh

Foto yang diambil terlalu jauh membuat tulisan pada dokumen menjadi kecil dan sulit dikenali sistem.

Untuk menghindari masalah ini, ambil gambar dari jarak yang cukup dekat sehingga seluruh informasi tetap terlihat jelas tanpa perlu melakukan pembesaran berlebihan.

6. Format File Tidak Sesuai

Selain kualitas gambar, format file juga perlu diperhatikan. Pertamina menyarankan pengguna mengunggah dokumen dalam format JPG agar sistem dapat memproses data dengan baik.

Menggunakan format yang tidak sesuai berpotensi menyebabkan dokumen gagal terbaca atau tidak dapat diproses secara maksimal.

Tips Agar Verifikasi Cepat Disetujui

Agar peluang lolos verifikasi lebih besar, pengguna sebaiknya memastikan beberapa hal sebelum mengirimkan dokumen.

Pastikan foto KTP tidak buram, seluruh bagian dokumen terlihat utuh, orientasi foto sesuai ketentuan, serta nomor polisi kendaraan dapat dibaca dengan jelas. Selain itu, seluruh data yang diinput harus sesuai dengan dokumen yang diunggah.

Apabila seluruh persyaratan sudah dipenuhi tetapi pendaftaran masih gagal, pengguna dapat mencoba mengunggah ulang dokumen dengan kualitas yang lebih baik.

Langkah lainnya adalah memeriksa kembali kesesuaian data identitas dan kendaraan atau menghubungi layanan bantuan MyPertamina untuk memperoleh pendampingan lebih lanjut.

Setelah proses verifikasi berhasil, QR Code akan dikirim melalui email yang terdaftar atau muncul pada akun Subsidi Tepat MyPertamina.

Kode tersebut kemudian dapat digunakan untuk melakukan pembelian Pertalite maupun Solar subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:54 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Cara Cepat Kembalikan Barcode MyPertamina yang Terhapus, Kendala SPBU Langsung Tuntas

Cara Cepat Kembalikan Barcode MyPertamina yang Terhapus, Kendala SPBU Langsung Tuntas

Otomotif | Senin, 27 April 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Olah TKP Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polisi Temukan Selongsong 5,56 Mm dan 9 Mm

Olah TKP Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polisi Temukan Selongsong 5,56 Mm dan 9 Mm

News | Jum'at, 11 September 2026 | 18:31 WIB

Review Film Fiksi.: Ketika Cinta Berubah Menjadi Obsesi Mematikan

Review Film Fiksi.: Ketika Cinta Berubah Menjadi Obsesi Mematikan

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 18:30 WIB

Polemik Desil, Banyak Orang Terlihat Mampu tapi Sebenarnya Terlilit Utang

Polemik Desil, Banyak Orang Terlihat Mampu tapi Sebenarnya Terlilit Utang

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 18:24 WIB

Industri Konstruksi Mulai Geser ke Material Rendah Karbon

Industri Konstruksi Mulai Geser ke Material Rendah Karbon

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 18:20 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga Level III, Potensi Erupsi Lanjutan Masih Tinggi

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga Level III, Potensi Erupsi Lanjutan Masih Tinggi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 18:17 WIB

Sinopsis Film Hungry Ghost Festival: Petualangan Aci Resti hingga Fajar Nugra Berujung Teror Arwah

Sinopsis Film Hungry Ghost Festival: Petualangan Aci Resti hingga Fajar Nugra Berujung Teror Arwah

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 18:17 WIB

Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga

Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 18:00 WIB

'Enough is Enough!', IDAI Desak Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang Dihentikan

'Enough is Enough!', IDAI Desak Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang Dihentikan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:59 WIB

Promo Spesial Waroeng Steak Pakai QRIS BRI, Cashback Langsung Ditransfer ke Rekening!

Promo Spesial Waroeng Steak Pakai QRIS BRI, Cashback Langsung Ditransfer ke Rekening!

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 17:58 WIB

Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja

Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja

Jogja | Jum'at, 11 September 2026 | 17:53 WIB

×