Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 06 Juli 2026 | 16:52 WIB
Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara
Ilustrasi Sistem Infotaiment Mobil Pada Kendaraan Modern. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Studi JD Power 2026 mengungkapkan sistem infotainment mobil menjadi kategori dengan penurunan kualitas signifikan akibat masalah konektivitas perangkat lunak.
  • Sebanyak 44,4 dari setiap 100 kendaraan mengalami kendala integrasi fitur Apple CarPlay serta Android Auto yang sering tertinggal pembaruannya.
  • Penggunaan layar sentuh yang rumit memicu penurunan konsentrasi pengemudi sehingga produsen otomotif kini mempertimbangkan kembali penggunaan tombol kontrol fisik.

Suara.com - Mobil modern saat ini telah bertransformasi layaknya ponsel pintar berjalan namun kecanggihan tersebut justru membawa masalah baru bagi pemiliknya. Berdasarkan studi kualitas awal yang dilakukan JD Power tahun 2026 ditemukan fakta bahwa sistem infotainment menjadi satu-satunya kategori yang mengalami penurunan kualitas secara signifikan meskipun area teknis lainnya menunjukkan perbaikan.

Keluhan terkait sistem hiburan di dalam kabin ini mencapai angka 44,4 dari setiap 100 kendaraan. Akar masalah utamanya terletak pada konektivitas yang melibatkan fitur populer seperti Apple CarPlay serta Android Auto. Frank Hanley selaku direktur senior benchmarking otomotif di JD Power menjelaskan bahwa perangkat lunak kendaraan sering kali tertinggal jauh dibandingkan perkembangan elektronik.

"Ponsel dapat memperbarui perangkat lunaknya jauh lebih cepat daripada perangkat lunak kendaraan. Setiap kali raksasa teknologi merilis pembaruan perangkat lunak pihak pabrikan mobil harus melakukan pengujian validasi yang sangat rumit karena sistem tersebut terhubung dengan puluhan fungsi lain di dalam mobil," ujarnya dikutip Senin (6/7/2026).

Ketergantungan pada layar sentuh berukuranbesar juga memicu penolakan dari para konsumen. Banyak pengemudi merasa terganggu karena fitur dasar kendaraan kini tersembunyi di balik menu layar yang rumit. Kondisi ini memaksa mata pengemudi untuk beralih dari jalan raya untuk sekedar melakukan pengaturan. Sekitar 46 persen pengemudi yang mengeluhkan layar sentuh sebagai penyebab utama hilangnya konsentrasi saat mengemudi.

Fenomena ini akhirnya memaksa sejumlah raksasa otomotif  untuk mengevaluasi kembali strategi teknologi mereka. CEO Volkswagen menyatakan bahwa kontrol fisik yang lebih banyak adalah hal yang tidak bisa ditawar. Sementara Hyundai secara terbuka menyebut kontrol layar sentuh mobil" mengganggu" dan hal serupa juga disetujui oleh pihak Polestar. Bahkan sejumlah regulator keselamatan di Eropa mulai memberikan peringatan kepada para produsen otomotif untuk mengembalikan tombol fisik jika ingin mempertahankan peringkat keselamatan pada produk mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produsen Otomotif China Mulai Tinggalkan Fitur Mengemudi Otonom Dampak Banyaknya Kecelakaan

Produsen Otomotif China Mulai Tinggalkan Fitur Mengemudi Otonom Dampak Banyaknya Kecelakaan

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 15:33 WIB

Komitmen TMMIN Dukung Keselamatan dan Efisiensi Rantai Pasok Industri Menuju Netralitas Karbon

Komitmen TMMIN Dukung Keselamatan dan Efisiensi Rantai Pasok Industri Menuju Netralitas Karbon

Otomotif | Senin, 23 Juni 2025 | 11:35 WIB

VinFast VF 5 Resmi Mengaspal di Indonesia, Harga Mulai Rp200 Jutaan!

VinFast VF 5 Resmi Mengaspal di Indonesia, Harga Mulai Rp200 Jutaan!

Otomotif | Sabtu, 23 November 2024 | 13:11 WIB

Terkini

Bukan Indonesia, Negara Ini yang Jadi Tempat Kelahiran Yamaha R2?

Bukan Indonesia, Negara Ini yang Jadi Tempat Kelahiran Yamaha R2?

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 15:35 WIB

Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia

Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 15:10 WIB

Studi: Gen Z Tak Bisa Ganti Ban Mobil Senidiri saat Ban Bocor

Studi: Gen Z Tak Bisa Ganti Ban Mobil Senidiri saat Ban Bocor

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 14:10 WIB

Ada 9 Varian: Simak Perbedaan Harga dan Fitur Yamaha Aerox Biar Nggak Bingung

Ada 9 Varian: Simak Perbedaan Harga dan Fitur Yamaha Aerox Biar Nggak Bingung

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 13:35 WIB

Touring Seru di Tanah Rencong Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin

Touring Seru di Tanah Rencong Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 13:23 WIB

Update Klasemen Moto3 Junior M Kiandra Ramadhipa Terpaut Sembilan Poin dari Puncak

Update Klasemen Moto3 Junior M Kiandra Ramadhipa Terpaut Sembilan Poin dari Puncak

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 12:55 WIB

Ada Lebih dari 10 Varian, Ini Beda Harga dan Fitur Yamaha Nmax Turbo dan Nmax 155

Ada Lebih dari 10 Varian, Ini Beda Harga dan Fitur Yamaha Nmax Turbo dan Nmax 155

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 12:34 WIB

5 Motor Irit Bensin, Hemat Servis dan Anti Ngebut: Pas buat Pelajar, Orang Tua Bebas Risau

5 Motor Irit Bensin, Hemat Servis dan Anti Ngebut: Pas buat Pelajar, Orang Tua Bebas Risau

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 11:03 WIB

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

×