Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:55 WIB
Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?
Xiaomi SU7 Ultra. (Weibo/ Piniluoshan)
baca 10 detik
  • Penjualan mobil listrik di China mengalami penurunan signifikan sebesar 13 persen pada semester pertama tahun 2026.
  • Kondisi ekonomi, berkurangnya subsidi pemerintah, serta penantian diskon oleh konsumen menjadi penyebab utama perlambatan pasar domestik.
  • Produsen besar China kini mengalihkan fokus ke pasar ekspor global untuk menjaga profitabilitas dan keberlangsungan bisnis mereka.

Suara.com - China masih menjadi pasar terbesar dunia untuk mobil listrik baru, namun penjualannya kini stagnan.

Data awal dari China Passenger Car Association mencatat penjualan 1,04 juta unit mobil listrik baterai dan plug-in hybrid pada Juni 2026.

Angka ini terlihat besar, tetapi sebenarnya turun 7 persen dibanding Juni 2025. Lebih parah lagi, sepanjang semester pertama 2026 total penjualan hanya 4,73 juta unit, merosot 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pemain utama di pasar ini adalah produsen lokal seperti BYD, Xiaomi, dan Leapmotor. Ketiganya tercatat sebagai satu-satunya merek EV asal China yang sudah meraih profit.

Sementara puluhan merek lain masih berjuang, bahkan menurut laporan AlixPartners, hanya segelintir yang diprediksi bisa mencapai titik impas sebelum 2030. Banyak perusahaan kecil diperkirakan akan tutup atau diakuisisi oleh brand besar.

Tren penurunan ini berlangsung sepanjang paruh pertama 2026. Pemerintah China juga sudah memastikan bahwa mulai 1 Januari 2027, insentif pajak tahunan untuk EV, plug-in hybrid, dan kendaraan berbasis fuel-cell akan dipangkas.

Dampak paling terasa ada di pasar domestik China. Konsumen menahan diri untuk membeli karena menunggu potongan harga, sementara produsen kini semakin gencar mengalihkan fokus ke pasar ekspor.

Chery Q, mobil penantang Wuling Airev dan BYD Atto 1 (Chery Indonesia)
Chery Q, mobil penantang Wuling Airev dan BYD Atto 1 (Chery Indonesia)

Analis memperkirakan ekspor mobil China bisa mencapai 10 juta unit sepanjang 2026, naik 41 persen dibanding tahun sebelumnya.

Ada beberapa faktor utama:

baca juga
  • Ekonomi China yang masih goyah, membuat konsumen lebih berhati-hati.
  • Ekspektasi diskon harga, banyak pembeli menunggu penurunan harga sebelum membeli.
  • Subsidi pemerintah berkurang, termasuk penghapusan potongan pajak penjualan.

Insentif pajak kecil, hanya sekitar 360 yuan (Rp6.467.000) hingga 660 yuan (Rp11.753.000) per tahun, sehingga tidak cukup menarik minat pembeli.

Dengan profitabilitas yang semakin sulit dicapai, produsen besar seperti BYD dan Xiaomi mulai memperkuat strategi ekspor.

Mereka melihat pasar luar negeri sebagai peluang untuk menutup penurunan permintaan domestik.

Langkah ini juga menjadi cara untuk memperluas pengaruh global, sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan ketat dan kebijakan pemerintah yang makin ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"

Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:24 WIB

Changan Indonesia Akui Kendala Suplai dan Harga Hambat Laju Penjualan Changan Lumin

Changan Indonesia Akui Kendala Suplai dan Harga Hambat Laju Penjualan Changan Lumin

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:40 WIB

Mobil Listrik Mirip Honda Prelude Ini Harganya Selisih Jauh, Kok Bisa?

Mobil Listrik Mirip Honda Prelude Ini Harganya Selisih Jauh, Kok Bisa?

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:39 WIB

6 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater Murah Terbaik untuk Pemula

6 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater Murah Terbaik untuk Pemula

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:09 WIB

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

×