- Donald Trump menolak kendaraan listrik di Las Vegas karena infrastruktur kurang dan cadangan bensin melimpah.
- Prabowo Subianto menyusun strategi nasional untuk mengelektrifikasi seluruh armada Indonesia menggunakan tenaga surya demi kemandirian energi.
- Kebijakan energi kedua pemimpin ini menunjukkan perbedaan pandangan yang sangat kontras terkait masa depan kendaraan listrik.
"Kalau kita mau pakai mobil combustion engine apa mobil eh bensin atau solar masih tergantung lagi kita impor gitu loh," tambahnya.
Bagaimana langkah konkret dan masa depan yang diusung kedua tokoh? Trump mengeklaim telah mengakhiri mandat kendaraan listrik federal yang dinilainya memberatkan konsumen Amerika.
Sementara itu, Prabowo mengambil langkah ekstrem dengan merancang simulasi perhitungan ekonomi untuk beralih total ke ekosistem bertenaga matahari yang diklaim mendatangkan penghematan luar biasa serta membuka lapangan kerja massal bagi masyarakat biasa.
Prabowo menyadari visinya yang melompat "100 langkah ke depan" ini kerap memicu skeptisisme. Namun, ia menegaskan keyakinannya secara langsung:
"Memang berat, memang banyak orang mengejek kita Indonesia enggak mungkin berhasil, tapi saya enggak, saya optimis, saya yakin kita akan berhasil."