Mobil Baret Akibat Abu Vulkanik? Ini Perbandingan Ongkos Poles Body dan Cat Ulang

Cesar Uji Tawakal

Senin, 07 September 2026 | 15:06 WIB
Mobil Baret Akibat Abu Vulkanik? Ini Perbandingan Ongkos Poles Body dan Cat Ulang
Ilustrasi mesin poles mobil. (Pexels.com/Khunkorn Laowisit)
baca 10 detik
  • Letusan Gunung Anak Krakatau memuntahkan abu vulkanik abrasif yang menyebabkan bodi mobil di sekitarnya mengalami goresan tajam.
  • Poles body seharga Rp600.000 hingga Rp1.000.000 menjadi solusi efektif untuk mengatasi kerusakan goresan ringan akibat abu vulkanik.
  • Pengecatan ulang atau repaint diperlukan jika goresan menembus cat dasar dengan biaya berkisar Rp320.000 hingga Rp20.000.000.

Suara.com - Meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berstatus Level III (Siaga) menyisakan kecemasan bagi pemilik mobil.

Letusan menerus yang memuntahkan abu pekat ini membuat wilayah sekitarnya hingga Lampung terpapar hujan abu intensif.

Dampaknya, banyak pemilik kendaraan mengeluhkan body mobil mereka mendadak penuh dengan goresan tajam setelah terkena paparan abu vulkanik tersebut.

Paparan debu letusan ini memang menjadi musuh nyata bagi keindahan eksterior—alias tampilan luar—kendaraan Anda.

Abu vulkanik sangat merusak karena mengandung pecahan batuan kecil, mineral keras, dan kaca vulkanik bergerigi yang tidak bisa larut di dalam air.

Sifat abu ini sangat abrasif, yang berarti memiliki tekstur kasar dan tajam sehingga mengikis permukaan body mobil secara fisik.

Selain baret fisik, abu ini membawa zat kimia asam seperti sulfur yang perlahan mengikis lapisan cat.

"Abu vulkanik terdiri dari partikel kecil batu dan kaca yang tidak hanya merusak cat Anda secara fisik tetapi juga secara kimiawi," Menurut penjelasan situs otomotif Autodeal.

Goresan melingkar tipis akibat gesekan partikel keras ini biasa merusak lapisan terluar pelindung cat atau yang sering dikenal sebagai clear coat atau vernis.

baca juga

Bila body mobil Anda telanjur mengalami kerusakan akibat gesekan debu tajam ini, ada dua opsi solusi perawatan untuk mengembalikan kilaunya, yaitu poles body atau cat ulang alias repaint.

Agar tidak salah memilih perawatan yang menguras kantong secara sia-sia, mari kita bandingkan kegunaan serta rincian biayanya.

Perbandingan Biaya Poles Body vs Cat Ulang Mobil

Taksiran Biaya Poles Body Mobil

Ilustrasi cara poles mobil yang baik dan benar. (Pexels/Energepic.com)
Ilustrasi cara poles mobil yang baik dan benar. (Pexels/Energepic.com)

Opsi pertama adalah poles body. Langkah ini sangat tepat dipilih jika goresan baret yang terjadi akibat abu vulkanik tergolong ringan atau hanya merusak permukaan luar saja.

Ciri utamanya adalah baret tersebut hanya berada di permukaan vernis dan tidak terasa cekung ke dalam saat disentuh dengan ujung jari.

Proses poles body ini menggunakan cairan khusus dan mesin poles untuk mengikis tipis lapisan clear coat luar, sehingga baret halus dapat disamarkan atau dihilangkan sepenuhnya.

Ongkos poles body tergolong sangat ramah di kantong dengan proses pengerjaan yang praktis.

Sebagai gambaran, sejumlah situs resmi dari jasa poles mobil menyebutkan bahwa tarif poles body saja dari penyedia jasa salon panggilan berkisar Rp 600.000 untuk mobil ukuran kecil (small) seperti Daihatsu Ayla.

Tarifnya menjadi Rp 700.000 untuk mobil ukuran sedang (medium) seperti Toyota Avanza, Rp 800.000 untuk mobil ukuran besar (large) seperti Toyota Innova, hingga Rp 900.000 untuk mobil ukuran ekstra besar (xlarge).

Jika memilih paket pembersihan komplit (full detailing eksterior, interior, kaca, dan ruang mesin), biayanya berkisar Rp 700.000 hingga Rp 1.000.000 saja tergantung pada dimensi kendaraan Anda.

Taksiran Biaya Cat Ulang Mobil

Ilustrasi cat mobil [Unsplash]
Ilustrasi cat mobil [Unsplash]

Namun, jika goresan akibat abu vulkanik tersebut sangat dalam hingga menembus lapisan cat dasar atau body mobil lecet parah akibat diseka sembarangan saat kering, maka solusi satu-satunya adalah melakukan repaint atau cat ulang.

Biaya pengecatan ulang ini jauh lebih tinggi dan bervariasi, tergantung apakah Anda memilih bengkel spesialis umum atau bengkel resmi pabrikan.

Di bengkel spesialis umum, biaya paket cat siram full body untuk menyegarkan warna tanpa merontokkan cat dasar berkisar Rp 6.000.000 hingga Rp 9.000.000 untuk mobil ukuran kecil.

Untuk mobil ukuran sedang biayanya Rp 10.000.000 hingga Rp 12.000.000, dan ukuran besar berkisar Rp 12.000.000 hingga Rp 15.000.000.

Jika Anda hanya ingin mengecat bagian panel tertentu saja yang terkena baret parah, bengkel spesialis mematok tarif per panel mulai dari Rp 320.000 hingga Rp 875.000.

Sementara itu, bengkel resmi menawarkan jaminan standar kualitas pabrikan dengan pengeringan teknik oven, namun biayanya relatif lebih tinggi.

Di bengkel resmi, pengecatan ulang full body mobil kecil berkisar Rp 7.000.000 hingga Rp 10.000.000.

Untuk ukuran sedang berkisar Rp 10.000.000 hingga Rp 15.000.000, sedangkan ukuran besar berkisar Rp 15.000.000 hingga Rp 20.000.000.

Sebagai contoh konkret, biaya cat body penuh untuk Toyota Avanza di bengkel resmi berkisar Rp 10.400.000, sementara Kijang Innova mencapai Rp 11.811.000.

Adapun biaya pengecatan per panel di bengkel resmi berkisar antara Rp 700.000 hingga Rp 1.800.000 per panelnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah

Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah

Entertainment | Senin, 07 September 2026 | 14:41 WIB

Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

Anak Krakatau dan Lewotobi Erupsi, Pemerintah Australia Ungkap Bahaya Lain yang Mengintai Turis

News | Senin, 07 September 2026 | 14:23 WIB

Tip Dokter Lulusan Harvard Hadapi Abu Krakatau Agar Kulit Tak Iritasi

Tip Dokter Lulusan Harvard Hadapi Abu Krakatau Agar Kulit Tak Iritasi

News | Senin, 07 September 2026 | 14:09 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Bhayangkara FC Ubah Program Latihan demi Keselamatan Pemain

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Bhayangkara FC Ubah Program Latihan demi Keselamatan Pemain

Bola | Senin, 07 September 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×