Cara Mencuci Helm yang Busanya Tidak Bisa Dilepas, Bersih Maksimal Tanpa Takut Rusak

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 12 September 2026 | 13:35 WIB
Cara Mencuci Helm yang Busanya Tidak Bisa Dilepas, Bersih Maksimal Tanpa Takut Rusak
Ilustrasi mencuci helm (magnific)
baca 10 detik
  • Pemilik helm dapat membersihkan helm berbusa permanen di rumah menggunakan sampo lembut dan sikat gigi secara hati-hati.
  • Proses pencucian luar helm melibatkan penggunaan spons lembut serta pembilasan menyeluruh untuk menghilangkan debu dan sisa sabun.
  • Tahap pengeringan menggunakan kain, alat penyedot air, atau pengering rambut bersuhu rendah mencegah bagian dalam helm berbau apek.

Suara.com - Helm yang digunakan setiap hari rentan menjadi tempat menumpuknya debu, keringat, dan kotoran, terutama pada bagian busa yang bersentuhan langsung dengan kepala.

Kondisi tersebut dapat membuat bagian dalam helm terasa lembap dan menimbulkan aroma kurang sedap apabila tidak dibersihkan secara rutin.

Masalahnya, tidak semua helm memiliki lapisan busa yang dapat dilepas sehingga proses pencucian perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar bagian dalam tetap bersih tanpa merusak materialnya.

Cara mencuci helm yang busanya tidak bisa dilepas sebenarnya dapat dilakukan sendiri di rumah dengan perlengkapan sederhana dan tahapan yang hati-hati.

Sebelum mulai mencuci, periksa kondisi helm secara menyeluruh dan pastikan tidak terdapat bagian yang rusak atau komponen yang perlu dilindungi dari air.

Karena busa bagian dalam tidak dapat dilepas, proses pembersihan harus dilakukan langsung pada bagian tersebut.

Ilustrasi helm (magnific)
Ilustrasi helm (magnific)

1. Bersihkan Bagian Dalam Helm

Langkah pertama adalah membasahi seluruh permukaan busa di bagian dalam helm secara perlahan hingga cukup lembap.

Hindari menyiramnya dengan tekanan air yang terlalu kuat karena dapat membuat air masuk ke bagian helm yang tidak seharusnya terkena banyak air.

Selanjutnya, gunakan sabun cair lembut atau sampo yang tidak terlalu keras untuk membersihkan busa.

baca juga

Oleskan secukupnya pada seluruh bagian yang terkena keringat dan kotoran.

Gosok busa menggunakan sikat berbulu lembut, seperti sikat gigi, dengan gerakan perlahan dan searah.

Berikan perhatian lebih pada area yang sering bersentuhan dengan dahi, pipi, dan bagian belakang kepala karena biasanya lebih banyak menyimpan keringat.

Setelah seluruh bagian dibersihkan, bilas menggunakan air bersih sampai tidak terdapat sisa sabun maupun kotoran pada busa.

Pastikan proses pembilasan dilakukan secara menyeluruh agar residu sabun tidak tertinggal dan menyebabkan rasa tidak nyaman ketika helm kembali digunakan.

2. Cuci Bagian Luar Helm

Setelah bagian dalam selesai dibersihkan, lanjutkan dengan mencuci batok helm.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TVS Indonesia Edukasi Keselamatan Jalan Raya dengan Bagikan Ratusan Helm Anak

TVS Indonesia Edukasi Keselamatan Jalan Raya dengan Bagikan Ratusan Helm Anak

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Cara Mencuci Puff Cushion Agar Tidak Menjadi Sarang Bakteri, Pakai 5 Bahan Ini

Cara Mencuci Puff Cushion Agar Tidak Menjadi Sarang Bakteri, Pakai 5 Bahan Ini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:21 WIB

6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"

6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:01 WIB

Terkini

Harta Para Taipan RI Lenyap Rp1.035 T Gegara Bursa RI Terancam Setara Zimbabwe

Harta Para Taipan RI Lenyap Rp1.035 T Gegara Bursa RI Terancam Setara Zimbabwe

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Jelang Hadapi Persib, Pelatih Melbourne Victory Soroti Kebakaran Hutan dan Kualitas Udara Indonesia

Jelang Hadapi Persib, Pelatih Melbourne Victory Soroti Kebakaran Hutan dan Kualitas Udara Indonesia

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:19 WIB

HP Android Jadul Punya Kesempatan Hidup Kedua Berkat iOS 26

HP Android Jadul Punya Kesempatan Hidup Kedua Berkat iOS 26

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Bagaimana Cara Daftar Antrean Paspor Online 2026?

Bagaimana Cara Daftar Antrean Paspor Online 2026?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos

Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Takut Jadi Perawan Tua Jadi Pemicu Perkawinan Anak di Lombok

Takut Jadi Perawan Tua Jadi Pemicu Perkawinan Anak di Lombok

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung

Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:12 WIB

RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah

RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Biaya Hidup Meningkat, 66 Persen Masyarakat RI Mulai Siapkan Masa Depan Finansial

Biaya Hidup Meningkat, 66 Persen Masyarakat RI Mulai Siapkan Masa Depan Finansial

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:07 WIB

League Cup Batasi Pemain Asing Maksimal 3, Klub Bisa Ganti di Tengah Turnamen

League Cup Batasi Pemain Asing Maksimal 3, Klub Bisa Ganti di Tengah Turnamen

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:07 WIB

×