Ian Kasela Beberkan Kronologi saat Radja Dapat Ancaman Pembunuhan,Didatangi 20 Pria dan Disuruh Duduk di Lantai

Suara Pekanbaru

Selasa, 14 Maret 2023 | 08:00 WIB
Ian Kasela Beberkan Kronologi saat Radja Dapat Ancaman Pembunuhan,Didatangi 20 Pria dan Disuruh Duduk di Lantai
Vokalis band Radja, Ia Kasela menceritakan detik-detik terjadinya ancaman pembunuhan yang mereka dapatkan usai manggung di Johor, Malaysia. (Foto: Suara.com - Adiyoga Priyambodo)

SuaraPekanbaru.id- Ancanam pembunuhan yang diterima oleh personel band Radja terjadi ketika usai melaksanakan manggung pada konser mereka di Johor, Malaysia.

Ian kasela mengungkapkan detik-detik terkait dengan kronologi ancaman pembunuhan itu.

Sang vokalis mengatakan, kalau kejadian ancaman tersebut terjadi ketika mereka selesai beraksi di atas panggung konser.

Mereka terlebih dahulu melayani permintaan foto dengan para penggemarnya.

Setelah itu, mereka diminta memasuki .sebuah ruangan. Karena disebutkan ada salah satu pejabat setempat yang hendak meminta foto bersama personel band Radja.

Pihak penyelenggara konser pun dikatakan Ian Kasela, mengatakan kalau pejabat itu merupakan salah satu penggemar.

Maka dari itu, para personel Radja menunggu kehadiran pejabat yang dimaksud. Hanya saja orang yang ditunggu tidak kunjung datang.

Bukannya datang pejabat yang dimaksud,para personel Radja didatangi banyak orang yang tak dikenal.

Ian Kasela beserta kawan-kawan pun dikunci dari dalam ruangan bersama dengan rombongan pria yang disebutkan mencapai puluhan orang.

baca juga

"Tapi setelah itu kita disekap dalam kamar, datang dengan kurang lebih 20 orangan. Di luar ruangan itu pun banyak sekali ya," ungkap Ian Kasela kepada awak media di Mabes Polri Senin, (13/3/2023) kemarin.

Ian mengatakan kalau mereka masuk tanpa memberikan salam dan bas abasi apapun.

"Kan di dalam ruangan itu mereka masuk tanpa ada salam, Assalamu'alaikum, tanpa ada hei, apa-apa. Mereka langsung marah, dengan nada tinggi maki-maki kita dengan bahasa mereka," ungkapnya.

Bahkan Ian Kasela mengaku bersama temannya diminta duduk di lantai. Ian habis kena marah hingga diancam dibunuh oleh salah seorang dari rombongan pria berjumlah 20 orang.

Band Radja mendatangi Mabes Polri usai mendapatkan ancaman pembunuhan setelah konser mereka di Johor Malaysia. Mereka disarankan untuk mendatangi Interpol juga. [Foto: Suara.com - Adiyoga Priyambodo]
Band Radja mendatangi Mabes Polri usai mendapatkan ancaman pembunuhan setelah konser mereka di Johor Malaysia. Mereka disarankan untuk mendatangi Interpol juga. (sumber: Foto: Suara.com - Adiyoga Priyambodo)

"Jadi kita udah nggak berdaya, kita dibuat diem. Kita mau ngomong dibentak. Gua coba mau meredam, badan gua didorong gua mundur ke belakang, gua duduk," ungkapnya.

Usai memaki band Ian Kasel berama kawannya, 20 orang tersebut pergi ke luar ruangan meninggalkan mereka. Setelah itu semua personel langsung bergegas angkat kaki.

Mereka pun membuat laporan atas kejadian tersebut, sebelum akhirnya pulang ke Indonesia.

"Kami buat laporan di Johor tanggal 12 jam 5 pagi menuju ke Kuala Lumpur. Jadi kami mampir ke kantor Polisi di sana buat laporan perihal apa yang kami alami terkait ancaman pembunuhan itu sendiri. Setelah itu kami mengejar flight kami jam 1.40 siang, tanggal 12 itu juga hari Minggu," ungkap Ian Kasela.

Usai pulang dari Malaysia band Radja pun datang ke Mabes Polri untuk berkonsultasi, perihal ancaman yang mereka dapatkan. Polisi meberikan saran untuk mendatangi interpol. Alasan mereka band Radja adalah untuk meminta perlindungan dan keselamatan, termasuk terhadap keluarga mereka. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Perampokan Bersenjata di ATM Panin Bank Pekanbaru Diduga Libatkan 2 Oknum TNI, Apa Kata Danrem Wirabima

Aksi Perampokan Bersenjata di ATM Panin Bank Pekanbaru Diduga Libatkan 2 Oknum TNI, Apa Kata Danrem Wirabima

Pekanbaru | Senin, 13 Maret 2023 | 11:49 WIB

Kejar Waktu Bangun Ratusan Kios di Pasar Cik Puan Pekanbaru, Pedagang Bisa Jualan Lagi saat Bulan Puasa

Kejar Waktu Bangun Ratusan Kios di Pasar Cik Puan Pekanbaru, Pedagang Bisa Jualan Lagi saat Bulan Puasa

Pekanbaru | Senin, 13 Maret 2023 | 09:50 WIB

Bocah 19 Tahun Ini Berani Gelar Aksi Tipu-Tipu Jual Tiket Konser BLACKPINK, Audi Marissa Jadi Korbannya

Bocah 19 Tahun Ini Berani Gelar Aksi Tipu-Tipu Jual Tiket Konser BLACKPINK, Audi Marissa Jadi Korbannya

Pekanbaru | Rabu, 08 Maret 2023 | 15:11 WIB

Terkini

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 06:13 WIB

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:44 WIB

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:36 WIB

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 05:30 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Jabar | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:55 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Riau | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:36 WIB

×