SUARA PEKANBARU- Tak sedikit istri yang mengeluhkan kalau suaminya jatuh dan terjerumus dan makin sering bermain judi online. Sikap yang diperlihatkan suaminya tersebut terkadang, membuat istri menjadi kesal dan marah.
Muncul pertanyaan apakah suami yang doyan bermain judi online, tetap dipertahankan atau malah langsung tinggalkan saja?
Terkait dengan hal itu, maka Ustadz Adi Hidayat memberikan nasihat, yang harus dipahami oleh para istri, saat suaminya ketagihan bermain judi online.
Ustadz Adi Hidayat dalam sebuah ceramah di video Youtube Art Edukasi, dilihat Kamis (6/4/2023), bila hal tersebut menimpa kepada Anda, maka ada sikap yang harus dilakukan oleh setiap istri kepada suaminya.
Caranya kata Ustadz Adi Hidayat ada empat hal, yang bisa dilakukan oleh istri ketika menghadapi suaminya itu.
Kebiasaan sang suami yang kerap bermain judi online bisa diatasi dengan mudah seharusnya. Sikap dari istri bisa membendung keinginan dan dorongan seorang suami, untuk berhenti bermain judi online.
"Allah tidak akan menurunkan ujian dengan porsi tinggi, pasti ujian sesuai dengan takaran kemampuan umatnya. Hal itu semata-mata supaya umatnya bisa mendapatkan pahala sebagai bekala untuk jalan ke surga nanti,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.
Patut dicoba bagi seorang istri untuk menghentikan suaminya bermain judi online. Saran ini disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat.
Pertama, yang harus dilakukan oleh seorang istri yakni menumbuhkan dan menguatkan rasa sabar.
Baca Juga: Ide Menu Buka Puasa, Kue Klepon Manis Cakial, Begini Cara Buatnya
Allah SWT memberikan ujian dengan beragam jenis. Sehingga kunci dalam menghadapi setiap masalah adalah dengan cara bersabar.
“Dalam konteks ini ada dua piilihan. Pilihan pertama adalah jika apa yang istri alami di rumah tangga ini tidak membuat terhambat dalam melaksanakan ibadah mendekat kepada Allah, dan ingin menjadikan ini sebagai lahan dakwah dalam kehidupan, misalnya shlat tidak terganggu, masih bisa naca Al-Quran, masih bisa mengikuti ta’lim, lalu ingin merubah tipikal suami,” kata Ustadz Adi Hidayat menjelaskan.
Mungkin saja kata Ustadz Adi Hidayat Allh sedang menitipkan sifat suami yang seperti itu kepada seorang istri, untuk dirubah olehnya.
“Supaya bisa memberikan pengaruh-pengaruh baik dalam kehidupannya. Istri bisa mendoakannya lebih dekat, bisa memberikan nasihat dengan cara-cara yang lembut, bisa berdoa kepada Allah untuk merubah dia menjadi lebih baik,” terang pria yang akrab disapa UAH.
Bisa jadi kata Ustadz Adi Hidayat, Allah sedang memberikan banyak pahala kebaikan.
“Mungkin itu pahala yang diberikan untuk dikumpulkan. Sepanjang dalam pergaulan suaminya tidak menghambat istri untuk beribadah. Dan tidak memberikan dampak cidera seperti menyakiti, atau berbuat dzalim dengan kekerasan fisik,” terangnya.