Viral.. di Ponorogo, Anak Stunting Diberi Paket Susu Kental Manis oleh Kader Posyandu

Ponorogo | Suara.com

Rabu, 08 Maret 2023 | 15:44 WIB
Viral.. di Ponorogo, Anak Stunting Diberi Paket Susu Kental Manis oleh Kader Posyandu
warga curhat ke dokter Tan

Ponorogo.suara.com – Sebuah pesan Direct messege (DM) yang mempertanyakan pemberian susu kental manis oleh petugas posyandu kepada anak yang berstatus stunting di akun instagram dokter Tan Shot Yen yang juga sebagai pengamat stunting nasional, viral.

Dalam pesan yang ditujukan kepada Dokter Gizi tersebut tertulis bahwa ada anak stunting diberikan susu kental manis sebanyak 4 kaleng, telur dan biskuit oleh kader posyandu. Pengirim pesan juga menyebutkan lokasi pemberian paket bantuan untuk anak stunting tersebut berada di desa Mlarak, Kabupaten Ponorogo Jawa timur. 

Pengirim pesan juga menjelaskan ke dokter Tan bahwa ibu-ibu di lokasi tersebut juga minim pengetahuan. Dokter tan yang menerima laporan tersebut langsung menandai Instagram @adinkes_pusat, @kemenkes_ri, @dit.promkes @gizimasyarakat @bbkbnofficial, @khofifah.ip hingga akun Instagram Presiden Joko Widodo @jokowi.

Liswarni, Sub Koordinator Kesehatan Gizi Masyarakat Dinkes Ponorogo menjelaskan kasus viral terkait anak berstatus Stunting di wilayah Mlarak, Kabupaten Ponorogo memang benar adanya. Dinkes sudah menghubungi pihak Puskesmas dan petugas Kesehatan yang ada di desa tersebut.

Liswarni, Sub Koordinator Kesehatan Gizi Masyarakat Dinkes Ponorogo [ponorogo.suara.com]
Liswarni, Sub Koordinator Kesehatan Gizi Masyarakat Dinkes Ponorogo (sumber: ponorogo.suara.com)

Liswarni menyebutkan, pemberian paket PMT untuk balita stunting memang masuk dalam anggaran desa. isi Paketnya tidak hanya susu kental manis, tetapi juga ada biskuit dan telur. Untuk susu kental manis, ia menekankan bahwa produk tersebut tidak direkomendasikan untuk anak dengan status Stunting, namun saat di konfirmasi ke kader di lokasi, susu kental manis tersebut merupakan bahan tambahan untuk produk olahan.

“kita sudah konfirmasi, bahwa susu kental manis bukanlah bahan makanan utama, melainkan bahan tambahan untuk produk olahan” katanya ditemui ponorogo.suara.com rabu (8/3/2013)

Liswarni menambahkan, saat ini jumlah anak dengan status stunting mencapai 5.240 atau 13,13% dari total anak di Kabupaten Ponorogo.

Produk susu kental manis, menurut ikatan dokter Anak ndonesia memang sangat tidak diperbolehkan di konsumsi anak-anak, karena dapat memicu terjadinya stunting pada anak. 
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso menyebut, produk tersebut berisikan krim kental manis dengan kadar gula yang sangat tinggi, sehingga bisa memicu anak stunting, diabetes hingga obesitas.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasar lanang Ponorogo, Mulai Dibongkar

Pasar lanang Ponorogo, Mulai Dibongkar

| Senin, 06 Maret 2023 | 19:06 WIB

Begini Upaya BTN Tekan Stunting di NTT

Begini Upaya BTN Tekan Stunting di NTT

Bisnis | Senin, 06 Maret 2023 | 15:38 WIB

Pemkab Ponorogo Anggarkan 1,2 Milyar Untuk Perbaikan Jalan Sepanjang 150 meter

Pemkab Ponorogo Anggarkan 1,2 Milyar Untuk Perbaikan Jalan Sepanjang 150 meter

| Senin, 06 Maret 2023 | 14:48 WIB

Terkini

Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya

Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya

Entertainment | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:30 WIB

Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026

Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:19 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119

37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Sheila on 7 Ngerap Lagi! Intip 3 Fakta Menarik dari Lagu Terbaru Sederhana

Sheila on 7 Ngerap Lagi! Intip 3 Fakta Menarik dari Lagu Terbaru Sederhana

Entertainment | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:00 WIB

Bus ALS di Muratara Diduga Hindari Lubang Sebelum Tabrakan dengan Truk Tangki

Bus ALS di Muratara Diduga Hindari Lubang Sebelum Tabrakan dengan Truk Tangki

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:59 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB