Mengenal Lumbung Padi, Simbol Kearifan Lokal dan Pentingnya bagi Ketahanan Pangan Masyarakat Di Ponorogo

Ponorogo | Suara.com

Sabtu, 13 Mei 2023 | 19:01 WIB
Mengenal Lumbung Padi, Simbol Kearifan Lokal dan Pentingnya bagi Ketahanan Pangan Masyarakat Di Ponorogo
Petugas menimbang gabah setoran warga ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo – Keberadaan lumbung padi yang menjadi simbol kearifan lokal dan tradisi budaya masyarakat Indonesia masih terawat dengan baik di Kelurahan Purweroje, Kecamatan Balong, Ponorogo, Jawa Timur.

Warga memanfaatkan lumbung pagi yang sudah dibangun sejak tahun 1970 silam, hingga saat ini. Bahkan tidak hanya satu, keberadaan lumbung padi di Desa ini, berjumlah 6 bangunan.

Sofian, salah seorang warga menyebut kebijakan menyetor gabah kering hasil panen warga ke lumbung memang sudah ada saat dirinya kecil, bahkan aktifitas tersebut masih diteruskan hingga sekarang

Ia mengaku dalam sekali setahun, ia harus menyetorkan gabah seberat 40kg yang nantinya akan digunakan jika dirinya atau warga lainnya sangat membutuhkan karena mengalami musim paceklik atau kekurangan bahan pangan untuk keluarga.

ia memastikan, bahwa sistem ini sangat baik dirasakan oleh masyarakat, pasalnya selain untuk stok ketahanan pangan di musim paceklik, kalau ada warga yang tidak mampu juga bisa menikmati manfaat lumbung padi.

“kegiatan ini sangat baik bagi masyarakat, ini adalah program yang dilaksanakan secara aktif sejak ia masih kecil” ungkapnya

Suasana Lumbung Padi Desa Purworejo [ponorogo.suara.com/dedy.s]
Suasana Lumbung Padi Desa Purworejo (sumber: ponorogo.suara.com/dedy.s)

Sementara itu, Andre, petugas pencatat lumbung padi menjelaskan bahwa timbunan gabah yang disimpan di lumbung ini akan digunakan kembali kepada masyarakat. 

Ia bahkan membuat catatan simpan – pinjam gabah dari masyarakat dengan bunga gabah seberat 13kg untuk pinjaman gabah seberat 40kg yang nantinya bunga gabah-gabah ini digunaan untuk kebutuhan acara Desa.

“setiap anggota wajib andil dalam peminjaman gabah, yang nantinya bunganya yang harus berbentuk gabah bisa digunakan untuk kebutuhan konsumsi acara desa seperti 17an, dll” katanya.

Kepala Desa Purworejo, Didik Subagyo menjelaskan, kebijakan lumbung padi yang sudah berjalan puluhan tahun memang menjadi program yang sangat berdampak terhadap ketahanan pangan warga setempat.

Oleh sebab itu, ia mewajibkan setiap Kepala Keluarga (KK) untuk aktif terlibat dalam program lumbung padi yang nantinya, gabah-gabah dari lumbung bisa dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan warga.

Didik menekankan, memang dari dulu lumbung padi tersebut menjaga ketahanan pangan di masa paceklik. Namun untuk masa normal, lumbung padi ini bisa dijadikan KAS desa, seperti untuk konsumsi acara-acara di lingkungan

“sebelum tahun 2000 memang untuk pangan, tapi kalau sekarang, adalah untuk kebutuhan masyarakat seperti membuat tenda warga, meja kursi untuk acara warga dan semua asset warga” ungkapnya

Ia menekankan sudah terlibat dalam menjaga lumbung padi Desa Purworejo sejak masih sangat muda, tentunya sebelum dipilih warga untuk menjadi kepala Desa Purworejo ini

“di desa kami alhamdullilah tiap dusunnya sudah ada bangunan lumbung padi dan aktif, masyarakat bisa terjaga dari musim paceklik khususnya untuk ketahanan pangan” tambahanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Partai Demokrat Ponorogo Siapkan Terobosan: Keterwakilan Perempuan Hingga 50 Persen di Pileg 2024

Partai Demokrat Ponorogo Siapkan Terobosan: Keterwakilan Perempuan Hingga 50 Persen di Pileg 2024

| Sabtu, 13 Mei 2023 | 12:32 WIB

Innalillahi, Wanita Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur Tua di Ponorogo

Innalillahi, Wanita Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur Tua di Ponorogo

| Sabtu, 13 Mei 2023 | 11:49 WIB

Kecelakaan Tragis di Ponorogo: Mobil Yaris Menyalip dan Tabrak Motor Pelajar Hingga Menewaskan Korban

Kecelakaan Tragis di Ponorogo: Mobil Yaris Menyalip dan Tabrak Motor Pelajar Hingga Menewaskan Korban

| Jum'at, 12 Mei 2023 | 18:21 WIB

Terkini

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

News | Minggu, 26 April 2026 | 00:01 WIB

Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan

Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan

Jogja | Sabtu, 25 April 2026 | 23:44 WIB

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 23:30 WIB

Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo

Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo

Jogja | Sabtu, 25 April 2026 | 23:29 WIB

Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 22:41 WIB

Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat

Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat

Jabar | Sabtu, 25 April 2026 | 22:14 WIB

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas

5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas

Bogor | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB