Misteri Kera Pantai di Pekarangan Warga Ponorogo: Satu Ditangkap, Satu Berkeliaran

Ponorogo | Suara.com

Senin, 19 Juni 2023 | 18:26 WIB
Misteri Kera Pantai di Pekarangan Warga Ponorogo: Satu Ditangkap, Satu Berkeliaran
Petugas amankan Kera pantai

Suara Ponorogo - Petugas dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI-NU) Ponorogo, Jawa Timur, akhirnya berhasil mengevakuasi seekor kera liar yang sering mencuri makanan dan buah-buahan di pekarangan warga setelah melakukan perburuan selama empat hari.

Namun, satu ekor monyet lainnya masih berada dalam keadaan bebas dan terus dalam pengejaran petugas.

Kera tersebut merupakan jenis kera pantai dan sering berkeliaran di sekitar kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Ponorogo.

Selain sering masuk ke dapur warga dan mengambil makanan, kera yang diperkirakan berusia sekitar 5-6 tahun ini juga kerap mengambil buah-buahan dari pohon pisang, singkong, dan mangga di pekarangan rumah warga.

Meskipun kera-kera tersebut tidak mengganggu atau menyerang warga, keberadaan mereka selama dua bulan terakhir telah membuat warga resah, terutama karena wilayah tersebut merupakan daerah padat penduduk.

Samsuri, seorang warga setempat, mengungkapkan, "Sudah lama, mas. Tiga bulan sudah ada. Ini karena kemarau panjang atau gimana, pak? Mulai kemarau panjang ini, di kebun gitu. Iya, kadang-kadang di depan dapur dikasih makan apa gitu. Kadang ngambil tanaman pisang di kebun. Iya."

Petugas LPBI-NU Ponorogo akhirnya berhasil menangkap satu ekor kera pantai setelah memasang jebakan selama empat hari di pekarangan warga yang sering menjadi sasaran kera. Namun, satu ekor kera lainnya masih berkeliaran di sekitar pemukiman warga.

Sofyan Popey, petugas LPBI-NU Ponorogo, mengungkapkan, "Ada laporan warga sekitar sini ke pak RT bahwa mengganggu tanaman di sekitar kampung ini, RT 1 sama RT 2 di Singosaren ini. Ini kemungkinan kera liar yang turun dari hutan karena kehabisan makan atau menurut saya ini kan jauh dari hutan" terangnya

"Ini jenisnya kera pantai. Monyet pantai itu habitatnya di sekitaran pantai, jadi untuk monyet ini dulunya dipelihara oleh orang, kemungkinan lepas dan beranak-pinak karena ada anaknya yang kemarin sekitar 5 hari yang lalu kita tangkap di sekitar sini juga." tambahnya

Untuk mengatasi masalah ini, petugas LPBI-NU akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menangkap kera lain yang masih berkeliaran di sekitar pemukiman warga.

Harapannya, evakuasi dan penangkapan kera-kera liar ini dapat mengembalikan ketenangan dan keamanan bagi warga setempat.

Kisah misteri ini masih menyisakan tanya: Bagaimana kera-kera ini bisa berkeliaran di pemukiman warga yang jauh dari habitat alaminya?

Mengapa mereka memilih mencuri makanan dan buah-buahan di pekarangan warga? Mungkin penyelidikan lebih lanjut dapat mengungkapkan alasan di balik perilaku aneh kera-kera ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Deklarasi Ratusan Simpatisan Jokowi Dukung Prabowo di Ponorogo: Pertemuan Menarik di Balik Kesenian Tradisional

Deklarasi Ratusan Simpatisan Jokowi Dukung Prabowo di Ponorogo: Pertemuan Menarik di Balik Kesenian Tradisional

| Senin, 19 Juni 2023 | 18:12 WIB

Perjuangan Bidan Desa di Ponorogo: Mengedukasi Ibu Hamil dan Menyusui demi Generasi Berkualitas!

Perjuangan Bidan Desa di Ponorogo: Mengedukasi Ibu Hamil dan Menyusui demi Generasi Berkualitas!

| Minggu, 18 Juni 2023 | 20:52 WIB

Budidaya Cacing Sutra di Ponorogo: Menjanjikan Peluang Bisnis dengan Potensi Besar

Budidaya Cacing Sutra di Ponorogo: Menjanjikan Peluang Bisnis dengan Potensi Besar

| Minggu, 18 Juni 2023 | 14:15 WIB

Terkini

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:33 WIB

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:15 WIB

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 22:50 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Bekaci | Senin, 13 April 2026 | 22:33 WIB

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Kalbar | Senin, 13 April 2026 | 22:31 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 22:24 WIB