Unjuk Rasa Massal: Ratusan Warga Sawoo, Ponorogo Geruduk Kantor Kejaksaan Negeri, Ini Alasannya!

Ponorogo | Suara.com

Kamis, 20 Juli 2023 | 14:26 WIB
Unjuk Rasa Massal: Ratusan Warga Sawoo, Ponorogo Geruduk Kantor Kejaksaan Negeri, Ini Alasannya!
Kajari Ponorogo menemui demonstran ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo - Lebih dari 100 orang warga Kecamatan Sawoo menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo. Mereka menuntut agar proses penyidikan terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan surat segel tanah untuk Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) segera dipercepat.

Massa yang datang menggunakan mobil truk terbuka itu mengecam lambannya proses penyidikan yang didalihkan oleh Kejaksaan Negeri Ponorogo karena keterbatasan sumber daya manusia.

Abdul Mukti, salah seorang demonstran, menuturkan bahwa kasus dugaan pungli surat segel tanah tersebut sudah berada di meja kejaksaan sejak awal tahun lalu atau sekitar tujuh bulan tanpa adanya kejelasan.

Bahkan hingga saat ini, sudah ada sekitar 40 orang yang diperiksa untuk dimintai keterangan sebagai saksi di Kejaksaan Ponorogo. Namun, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Jadi, ini bagaimana Kejaksaan Ponorogo sudah 7 bulan, kok tidak ada kelanjutan seakan-akan berhenti atau mandeg," ungkap Abdul Mukti (60) salah satu korban dugaan pungli.

Kajari Ponorogo, Rindang Onasis [ponorogo.suara.com/dedy.s]
Kajari Ponorogo, Rindang Onasis (sumber: ponorogo.suara.com/dedy.s)

Kajari Ponorogo, Rindang Onasis, yang menerima langsung keluhan massa, mengungkapkan bahwa tindak pidana dalam kasus tersebut sudah masuk dalam proses penyidikan. Ia menampik adanya dugaan permainan uang yang masuk ke Kejaksaan Negeri Ponorogo dan menyatakan bahwa pihaknya tidak menerima informasi terkait aparat kejaksaan yang terlibat dalam perilaku curang.

"Tidak ada sama sekali permainan atau informasi yang masuk terkait aparat kejaksaan berbuat curang. Mutasi pegawai di Kejaksaan Negeri Ponorogo adalah hal yang rutin dan tidak ada kaitannya dengan adanya dugaan pungli," tegas Rindang Onasis.

Menanggapi tuntutan warga terkait kelambanan proses penyidikan, Kajari Ponorogo mengakui bahwa ada kendala dalam kekurangan tenaga di lembaganya. Namun, ia menegaskan bahwa alasan klasik tersebut tidak dapat menutupi fakta bahwa pihaknya tetap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Harap maklumi walaupun alasan klise, kami masih kekurangan tenaga, apa adanya tidak ditutup-tutupi. Tetapi meski kekurangan tenaga, pekerjaan kami tetap berjalan dan akan terus kami laksanakan," ujar Rindang.

Dalam kasus pungli ini, sebanyak 44 orang telah diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Ponorogo. Kajari menegaskan bahwa waktu yang diperlukan untuk proses pemeriksaan ini bisa bervariasi tergantung pada keterangan yang diberikan oleh masing-masing saksi.

"Jumlah pemeriksaan yang berbeda-beda membuat prosesnya relatif. Jika keterangan saksi-saksi dapat mendukung pembuktian, maka proses akan berjalan lancar. Namun, jika belum ada bukti yang cukup, tentu akan menyebabkan kendala dalam proses penyidikan," paparnya.

Rindang juga menambahkan bahwa penyidikan dalam kasus ini terkendala oleh banyaknya kasus lain yang harus ditangani oleh kejaksaan. Dia menjelaskan bahwa persidangan kasus jenangan baru saja berakhir sebulan yang lalu, dan kasus-kasus lainnya juga sedang ditangani secara bersamaan.

"Kesulitan ini terjadi karena banyaknya kasus yang harus ditangani, termasuk adanya persidangan kasus jenangan yang baru selesai sebulan lalu. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami," ucapnya.

Rindang menegaskan bahwa Kejaksaan Negeri Ponorogo berkomitmen untuk segera menyelesaikan penyidikan dalam kasus dugaan pungli tersebut. Meskipun tidak dapat memberikan waktu pasti, kejaksaan akan tetap memantau perkembangan kasus ini dan menjalankan proses penyidikan dengan seadil-adilnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Driver Online Demo di Surabaya Hari Ini, Hindari Jalan-jalan Berikut

Driver Online Demo di Surabaya Hari Ini, Hindari Jalan-jalan Berikut

Jatim | Kamis, 20 Juli 2023 | 09:05 WIB

Mengungkap Makna Larung Sesaji dan Ritual Doa di Telaga Ngebel: Tradisi Masyarakat Adat Desa Ngebel, Ponorogo

Mengungkap Makna Larung Sesaji dan Ritual Doa di Telaga Ngebel: Tradisi Masyarakat Adat Desa Ngebel, Ponorogo

| Rabu, 19 Juli 2023 | 16:28 WIB

Keajaiban Reyog Brawijaya: Juara Terbaik Festival Reog Ponorogo dengan Pertunjukan yang Mencengangkan!

Keajaiban Reyog Brawijaya: Juara Terbaik Festival Reog Ponorogo dengan Pertunjukan yang Mencengangkan!

| Rabu, 19 Juli 2023 | 16:19 WIB

Terkini

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB

Selain Keluarga, Polisi Bakal Periksa Laki-Laki yang Bersama Cucu Mpok Nori Sebelum Tewas Dibunuh

Selain Keluarga, Polisi Bakal Periksa Laki-Laki yang Bersama Cucu Mpok Nori Sebelum Tewas Dibunuh

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:32 WIB

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:31 WIB

Mouse Wireless 1 Jutaan Terbaik 2026, Cocok untuk Gamer Serius

Mouse Wireless 1 Jutaan Terbaik 2026, Cocok untuk Gamer Serius

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:30 WIB

5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026

5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:25 WIB

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:23 WIB

Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?

Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:20 WIB

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat

'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB