Krisis Air Mengguncang Dusun Banyuripan Ponorogo: Harapan Warga Bergantung Bantuan

Ponorogo | Suara.com

Minggu, 13 Agustus 2023 | 17:14 WIB
Krisis Air Mengguncang Dusun Banyuripan Ponorogo: Harapan Warga Bergantung Bantuan
Warga mengambil air buat diendapkan untuk kebutuhan Ternak (ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Dusun Banyuripan di Desa Duri, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menghadapi tantangan serius akibat krisis air bersih yang diakibatkan oleh kemarau yang panjang.

Puluhan warga dusun ini terpaksa bergantung pada sumber air yang sangat terbatas, bahkan harus rela menunggu selama satu jam untuk mendapatkan seember air bersih.

Selain itu, bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo juga menjadi harapan utama warga dalam menghadapi kesulitan ini.

Dusun Banyuripan sediri terletak di wilayah yang kering dan berada di atas bukit, musim kemarau mengakibatkan sumber-sumber air di sekitar dusun hanya tinggal 3 yang masih meneteskan air.

Ibu Inem (58), salah seorang warga dusun tersebut, menjelaskan kepada ponorogo.suara.com mengenai situasi sulit yang dihadapi dirinya dan warga lainnya.

"Sudah 4 bulan ini kami mengalami krisis air bersih, khususnya di dusun kami. Di dukuh Banyuripan, ada 45 kepala keluarga yang tinggal di perkampungan ini," kata Ibu Inem dengan wajah cemas.

"Sumber air yang kami andalkan saat ini sangat terbatas. Kami harus menunggu selama 1 jam hanya untuk mendapatkan satu ember air" lanjut Ibu Inem dengan nada prihatin.

Bantuan dari BPBD Ponorogo menjadi nafas harapan bagi warga dusun ini. BPBD telah membagikan air bersih sebanyak dua kali dalam beberapa waktu terakhir.

"Air bersih yang kami dapat dari BPBD ini kami gunakan untuk minum dan kebutuhan sehari-hari. Namun, untuk air ternak, kami masih harus mengambil dari sumber air lain yang kadang kotor," ungkap Ibu Inem.

Sementara itu, pihak BPBD Ponorogo menjelaskan bahwa, Pihaknya sudah mendistribusikan air bersih ke dusun banyuripan sejak akhir Juli 2023.

Bahkan untuk membantu, Kabid Kedaruratan dan Logistik menekankan pihaknya telah mensuplai air bersih sebanyak 2 kali dalam sepekan

"pemberian air bersih mulai akhir juli 2023 dan setiap pekan kami kirimkan 4 tangki air bersih ke warga" jelas Surono

Inem berharap situasi ini bisa segera mereda. Ia dan warga sangat mengandalkan bantuan dari pihak BPBD dan berdoa agar hujan segera turun untuk mengakhiri krisis air ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kali Bekasi Tercemar Limbah Industri, Warga Terpaksa Lakukan Hal Ini Demi Dapat Air Bersih

Kali Bekasi Tercemar Limbah Industri, Warga Terpaksa Lakukan Hal Ini Demi Dapat Air Bersih

Bekaci | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 16:24 WIB

Kemarau Panjang, Petani Mustikasari Bekasi Keluarkan Uang Rp400 Ribu Demi Mengairi Sawah

Kemarau Panjang, Petani Mustikasari Bekasi Keluarkan Uang Rp400 Ribu Demi Mengairi Sawah

Bekaci | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 08:55 WIB

Sumur Mengering, Warga Kampung Paku Haji Cimahi Harus Keluarkan Uang Rp150 Ribu Demi Air Bersih

Sumur Mengering, Warga Kampung Paku Haji Cimahi Harus Keluarkan Uang Rp150 Ribu Demi Air Bersih

Jabar | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 08:37 WIB

Terkini

Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat

Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat

Jakarta | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:23 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Ditemukan Bersimbah Darah di Kontrakan, 5 Fakta Kematian Pegawai Bawaslu OKU Selatan

Ditemukan Bersimbah Darah di Kontrakan, 5 Fakta Kematian Pegawai Bawaslu OKU Selatan

Sumsel | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:21 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB

AS, Meksiko, Kanada Rilis Jersey Anyar Piala Dunia 2026: Adu Keren Nike vs Adidas

AS, Meksiko, Kanada Rilis Jersey Anyar Piala Dunia 2026: Adu Keren Nike vs Adidas

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:17 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!

6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:09 WIB

Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran

Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026

Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB