Poptren.suara.com - Anak yang terlalu sering main gadget dapat mengalami berbagai gejala gangguan fisik. Gejala gangguan fisik tersebut meliputi susah tidur, nyeri punggung, peningkatan atau penurunan berat badan, gangguan pengelihatan, sakit kepala, dan gangguan nutrisi.
Kecanduan gadget memicu efek samping berbahaya seperti meningkatkan risiko depresi, gangguan kecemasan, sulit fokus, kepribadian bipolar, psikosis, dan perilaku bermasalah lainnya.
Menurut Psikolog anak dan Tiga Generasi Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi, mengajak anak melakukan kegiatan aktif dapat membantu mereka terlepas dari kecanduan gadget.
"Ketika anak melihat tidak ada pilihan lain, dia akan mencari apa yang ada. Bedanya sama orang dewasa yang masih bisa cari pilihan lain sendiri, anak-anak belum bisa seperti itu. Oleh sebab itu, perlu orang dewasa untuk membantu," jelas Vera, mengutip dari Antara, Kamis (4/8/2022).
Lalu, kegiatan apa yang bisa dilakukan anak untuk membantu mengatasi kecanduan gadget-nya? Sebagai salah satu contoh, Vera menyarankan agar orang tua mencoba mengajak anak memasak bersama di dapur.
Tapi sayangnya, kadang orang tua terlalu lelah untuk mengajak anak melakukan kegiatan bersama. Pada akhirnya, orang tua akan cederung kurang sabar dan enggan berkegiatan dengan anak karena takut rumah menjadi berantakan.
Padahal, menurut Vera, berkegiatan bersama anak justru akan menimbulkan dampak besar bagi diri anak.
Vera menegaskan, mengajak anak berkegiatan berarti mengajak anak mencoba sesuatu, bereksperimen, dan ini akan mengasah kemampuan berpikir kritis.
"Cuma kendalanya adalah orang tua terkadang terlalu lelah. Jadi tidak sabar. Takut berantakan atau segala macam," ungkap Vera.
Baca Juga: Kasus Pencemaran Nama Baik Vanessa Angel Oleh Tiara Marleen, Hotman Paris Ikut Berkomentar
"Kalau takut berantakan, kita berapa lama sih kalau beresin rumah? Paling lama 2 jam lah ya. Tapi dampaknya kepada anak kan akan lebih dari itu. Dia bisa tahu kalau belajar ternyata menyenangkan. Itu saja susah loh untuk menumbuhkan rasa semangat belajar pada anak," lanjutnya.
Yang tak kalah penting menurut Vera, agar anak tidak kecanduan gadget, orang tua juga perlu menyediakan lebih banyak waktu untuk berkumpul dan berkegiatan bersama anak di rumah.
Vera menyarankan agar orang tua mulai membuat jadwal untuk mengatur aktivitas anak, termasuk mengatur juga jam main gadgetnya.
"Kalau sulit sekali, mungkin bisa dibantu dengan wifi-nya dicabut dulu atau disimpan dulu gadgetnya. Nah pada saat nggak boleh pegang gadget, orang tua juga harus menyediakan pilihan dia harus ngapain. Jadi kasih dia kegiatan. Kalau cuma ditarik saja gadgetnya, pasti balik lagi kebiasaanya," pungkasnya.
Sumber : suara.com