Poptren.suara.com - Meskipun tak lagi duduk di parlemen, Anang Hermansyah sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk berkarier di politik.
Pria kelahiran Jember ini pernah terjun ke dunia politik dan menjadi anggota DPR periode 2014-2019.
Berhenti sebagai anggota DPR RI, kini muncul keinginan Anang Hermansyah kembali ke parlemen.
Penyebabnya, Anang Hermansyah melihat masih kurangnya perhatian pemerintah terhadap pekerja seni seperti penyanyi.
Kurangnya dukungan pemerintah terhadap pekerja seni menurut Anang terlihat ketika Arsy Hermasyah dan 14 anak mengikuti ajang WCOPA di Amerika Serikat.
Padahal, apa yang dilakukan mereka turut mengharumkan nama Indonesia.
"Ini memang sebuah tantangan untuk mas menteri (Sandiaga Uno) berdiskusi dengan kementerian lain, terutama pendidikan melalui jalur budaya. Semoga ada teman-teman di parlemen yang juga concern membahas ini," kata Anang Hermansyah di kantor Kemenparekraf, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (15/8/2022) dikutip dari Suara.com.
Dari harapan itu, Ashanty yang duduk di sebelah Anang Hermansyah berceletuk, "atau masuk parlemen lagi aja."
"Memang diizinkan?" tanya Anang Hermansyah pada sang istri.
Baca Juga: Jerman Tolak Paspor Baru RI, Sandiaga Uno Ungkap Dampaknya
Sambil tertawa, Ashanty memberikan restu pada Anang Hermansyah kembali ke kursi DPR. Namun kembali lagi, semua keputusan ada di tangan ayah Aurel Hermansyah tersebut.
"Kalau teman-teman support...," kata Anang Hermansyah.
"Waduh, bercanda jadi beneran," timpal Ashanty.
Ashanty memahami betul tujuan Anang Hermansyah kembali ke DPR. Ia tahu, suaminya tersebut tak mau bibit muda seni mendapatkan nasib sama seperti dirinya.
"Mas Anang memang dari dulu masuk ke parlemen tujuannya ini. Apalagi, anak cucunya, semua akan menjadi seniman dan jangan sampai seniman kayak dia lagi," terang Ashanty.
Anang Hermansyah lantas menimpali, "Mudah-mudahan Arsy dan lainnya bisa mendapatkan apa (yang seharusnya) didapatkan."
Sebagaimana diketahui, Anang Hermansyah pernah menjabat sebagai anggota DPR Komisi 10. Di mana ruang lingkup kerja meliputi pendidikan, riset, olahraga dan pariwisata.
Sumber : lampung.suara.com