Poptren.suara.com – Penyiar radio sekaligus pelawak tunggal Coki Pardede resmi selesai menjalani masa rehabilitasi narkoba. Ia membagikan cerita saat menjalani masa rehabilitasi, dan menyebut regulasi narkoba di Indonesia unik.
Untuk diketahui, pada 1 September 2021 lalu Coki ditangkap di kediamannya atas kepemilikan sabu seberat 0,5 gram, namun akhirnya ditetapkan untuk mendapatkan rehabilitasi.
Setelah selesai, ia muncul dalam konten di kanal youtube musisi Anji. Dalam video tersebut, keduanya berbagi cerita dan pendapat sebagai orang yang sama-sama pernah berurusan dengan barang terlarang.
Mengeluarkan pendapatnya, Coki mengatakan jika penanganan dan regulasi narkoba di Indonesia unik.
"Regulasi drugs di setiap negara itu berbeda-beda, dan yang Indonesia cukup unik lah. Gue bilangnya unik," terang Coki, dalam cuplikan video YouTube Anji, Selasa (23/8/2022).
Dia juga menyinggung mengenai temannya yang berasal dari negara lain, tapi tetap bisa pulang ke negara asal saat tertangkap narkoba di Indonesia.
"Dia warga negaranya udah jadi warga negara Indonesia, tapi dia masih pulang ke rumah keluarganya yang ada di Timur Tengah," tambahnya lagi.
Menanggapi pendapat Coki, Anji juga menyuarakan pendapatnya, mengenai penanganan kasus narkoba di Indonesia.
"Punya macam-macam pola penyelesaian," imbuhnya.
Baca Juga: Tertangkap, Pasangan Pengedar Narkoba di Sebuah Hotel
Coki juga mengungkap jika pemakai narkoba tak bisa sepenuhnya bebas dengan mudah, melainkan harus melakukan pelayanan masyarakat dan denda.
"Ada denda dan community service," ungkapnya.
Sumber: suara.com.