Tiga Sekawan yang Berpotensi Bantu 'Sembuhkan' Krisis Pangan

Poptren

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 21:21 WIB
Tiga Sekawan yang Berpotensi Bantu 'Sembuhkan' Krisis Pangan
Ilustrasi padi (Pinterest)

Poptren.suara.com - Ancaman krisis pangan akan berdampak pada inflasi, seperti yang dipantau oleh Badan Pangan Nasional. Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional atau NFA (National Food Agency), Bapanas akan tingkatkan mobilisasi pangan dari daerah surplus ke daerah defisit untuk menjaga stabilitas harga.

Arief :  “Langkah ini menjadi salah satu prioritas yang akan terus digenjot volume dan intensitasnya,”. Selain itu, pihaknya perlu menguatkan cadangan pangan dan teknologi untuk memperpanjang masa simpan, contohnya penggunaan teknologi pendingin pada produk perdagingan.

Ada beberapa produk pangan yang berpotensi membantu mendongkrak inflasi, yakni :

1. Kedelai

Sejak tanggal 30 September 2022, kedelai alami kenaikkan mencapai Rp 13.000 per kg di tingkat produsen. Padahal sebelumnya harga kedelai masih berkisar Rp 11.000 per kg.

Hal ini terjadi karena  suplai kedelai yang masih mengandalkan impor. Kelangkaan kapal kargo, kelangkaan kontainer di Amerika, juga jadi faktor penyebabnya. Ditambah kondisi geopolitik seperti perang dagang dan iklim yang menyebabkan gagal panen.

Pemerintah berupaya menekan kenaikkan harga kedelai dengan cara memberikan bantuan subsidi kepada perajin tahu dan tempe sebesar Rp 1.000 per kilogram. Namun ternyata hanya terserap 10-20% karena ada syarat Nomor Induk Berusaha yang harus dimiliki koperasi penerima subsidi.

2. Jagung

Sejak awal tahun 2022, jagung terus alami kenaikkan harga. Catatan pada Oktober 2022 harga jagung rata-rata capai  US$ 686,81 per bushel, atau naik sebanyak 0,94 persen. Dibandingkan bulan sebelumnya, berada di harga US$ 680,44 per bushel.

baca juga

Menjadi salah satu bahan baku pakan ternak dan kenaikkannya akan mendongkrak harga pakan ternak dan berdampak pada meningkatnya biaya produksi.

Di sisi lain, petani jagung tengah menghadapi permasalahan turunnya harga. Muchlisin, sebagai Ketua Kelompok Petani Jagung Sumbawa, mengeluh tentang harga jagung yang terus anjlok dalam sebulan ini. Harganya bahkan mencapai Rp 3.800 per kilogram.

Hal tersebut terjadi karena petani tidak memiliki teknologi pengeringan yang memadai.

3. Beras

Kenaikkan harga beras sudah terjadi sejak Agustus 2022, dengan harga rata-rata Rp 11.850 per kg. Artinya naik dari dibandingkan rata-rata bulan Juli seharga Rp 11.750 per kg. Sementara harga beras nasional September 2022 rata-rata mencapai Rp 12.050 per kg.

Hingga awal Oktober 2022, harga beras terus meningkat mencapai Rp 12.150 per kg. 

Arief menyatakan, berdasarkan data Neraca Pangan Nasional, hingga Desember 2022 surplus beras diperkirakan mencapai 7,5 juta ton.

Bulog ditugaskan untuk menyerap beras petani sebesar 948 ribu ton untuk menjaga keamanan pangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan OJK Pede Indonesia Mampu Bertahan Hadapi Resesi dan Krisis Ekonomi Global

Alasan OJK Pede Indonesia Mampu Bertahan Hadapi Resesi dan Krisis Ekonomi Global

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 13:28 WIB

Gerindra Jangan Usung Sandiaga Uno Kalau Tak Mau Mengulang Masa Lalu

Gerindra Jangan Usung Sandiaga Uno Kalau Tak Mau Mengulang Masa Lalu

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 13:22 WIB

IMF Prediksi Negara Berkembang Alami Guncangan Ekonomi Hebat, Indonesia Termasuk?

IMF Prediksi Negara Berkembang Alami Guncangan Ekonomi Hebat, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 07:31 WIB

Terkini

Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten

Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 01:45 WIB

Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci

Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 01:29 WIB

Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman

Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 01:21 WIB

Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari

Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari

Sumsel | Kamis, 02 Juli 2026 | 23:30 WIB

PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau

PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau

Sumsel | Kamis, 02 Juli 2026 | 23:21 WIB

Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara

Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara

Video | Kamis, 02 Juli 2026 | 23:05 WIB

Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy

Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy

Entertainment | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:46 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia

Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

×