Sadis! Pulang Mengaji, Bocah Perempuan Jadi Korban Penusukan Pria Tak Dikenal

Poptren

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 12:39 WIB
Sadis! Pulang Mengaji, Bocah Perempuan Jadi Korban Penusukan Pria Tak Dikenal
instagram/terang_media

Poptren.suara.com – Penusukan terhadap bocah perempuan PS (12) yang terjadi di Kota Cimahi, Jawa Barat menjadi sorotan publik.

Bocah perempuan yang berinisial PS ditemukan tertusuk di bagian punggungnya di Jalan Mukodar, Cibeureum, Kota Cimahi pada Rabu (19/10/2022).

Melalui kamera CCTV, terlihat dua remaja yang menggunakan pakaian muslim sedang berjalan kaki menuju rumah masing-masing, diduga mereka baru selesai mengaji.

Keduanya akhirnya berpisah di persimpangan jalan kerena tujuan mereka berbeda. Setelah mereka berpisah, di saat yang bersamaan munculah pengendara sepeda motor yang melintas.

Setelah melihat bocah perempuan, pria itu menghentikan laju kendaraanya. Ia pun langsung berhenti dan memarkirkan motornya di tepi jalan.

Pria itu langsung berjalan menghampiri bocah tersebut. Kejadiaan inilah yang terekam dalam CCTV.

Namun setelah menghampiri bocah tersebut, pria itu akhinya kembali berlari menuju sepeda motornya dan langsung mengegas motornya. Kejadian penusukan itupun tak terekam CCTV.

Warga menemukan anak itu sudah dalam kondisi meninggal dan tak berdaya.

"Secara fisik terlihat ada luka tusukan. Namun dipastikan ya menunggu dari hasil autopsi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi AKP Rizka Fadila, dikutip dari suarajabar,  (20/10/2022).

baca juga

Polisi masih terus menyelidiki guna mengetahui motif dibalik penusukan tesebut. Polisi telah melakukan penyidikan di Tempat Kejadian Perkaa (TKP).

Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik kejadian, menjadi salah satu bukti untuk mengetahui pelaku penusukan terhadap bocah perempuan tersebut.

"Itu menjadi titik awal. Namun apakah terduga pelaku benar atau tidak (pria misterius dalam CCTV) kami belum bisa simpulan," kata Rizka.

Galih Pratama (30) paman korban, mengatakan bahwa orangtua korban tak memiliki masalah dengan orang lain. Hal ini yang membuat pihak keluarga bingung dengan motif pelaku.

"Untuk saat ini belum mengetahui (pelaku), tapi kalau dilihat dari CCTV, motor pelaku terlihat sepertinya Mio, jadi yang diketahui ciri-cirinya hanya itu," kata Galih.

Pihak keluarga korban meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman setimpal atas perbuatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditunjuk Menjadi Eksekutor, Bradara E Minta Maaf ke Keluarga Brigadir J

Ditunjuk Menjadi Eksekutor, Bradara E Minta Maaf ke Keluarga Brigadir J

Poptren | Kamis, 20 Oktober 2022 | 10:46 WIB

Kader PDI Perjuangan Dilarang Mendahului Keputusan Megawati Terkait Bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden

Kader PDI Perjuangan Dilarang Mendahului Keputusan Megawati Terkait Bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden

Poptren | Kamis, 20 Oktober 2022 | 09:45 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×