Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Impostor Syndrome

Poptren

Senin, 09 Januari 2023 | 17:20 WIB
Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Impostor Syndrome
Ilustrasi impostor syndrome (Freepik)

Poptren.suara.com - Apabila seseorang punya kecenderungan meragukan keterampilan, kemampuan, keberhasilan yang dimiliki, bahkan mereka percaya bahwa mereka tidak layak atas pencapaian yang mereka raih, besar kemungkinan orang tersebut mengalami impostor syndrome.

Mereka yang mengalami impostor syndrome merasa bahwa mereka tidak sehebat yang orang lain pikirkan. Mereka yang sedang berada di sindrom ini seringkali dianggap sebagai orang yang memiliki prestasi tinggi, punya jabatan yang bagus dan tinggi, memiliki gelar akademis yang banyak, namun merasa tidak layak dengan hal-hal tersebut.

Lalu, impostor syndrome itu apa sih ? Sindrom yang menciptakan rasa gelisah yang memicu munculnya rasa gugup yang menciptakan sifat rendah diri yang kurang baik, yang seringkali gejala kecemasan itu menimbulkan depresi. Perlu diingat, sindrom ini bukanlah penyakit mental yang bisa didiagnosa. Namun istilah ini biasanya diterapkan berdasarkan pada besar kecilnya tingkat kecerdasan dan prestasi.

Laman Psychology Today menuliskan, meski memiliki kaitan dengan sisi perfeksionis seseorang, namun alih-alih mengakui kemampuan mereka serta upaya yang dilakukan, orang-orang dengan sindrom ini sering mengaitkan pencapaian mereka dengan penyebab eksternal atau sementara. Seperti keberuntungan, waktu yang tepat, atau upaya yang tidak dapat mereka keluarkan secara konsisten.

Apa penyebab impostor syndrome ? Laman Verywell mind menuliskan, ditemukan oleh peneliti bahwa sindrom ini berkaitan dengan beberapa faktor seperti lingkungan keluarga, termasuk faktor stereotip dan gender. Selain itu, sindrom tersebut dapat dialami siapapun tanpa memandang jenis kelamin, latar belakang keluarga ataupun jenis kelamin.

Ada beberapa faktor yang turut menimbulkan sindrom tersebut, seperti pola asuh keluarga. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pengasuhan dan dinamika keluarga memainkan peran penting dalam sindrom ini. Artinya, secara khusus pola asuh yang ditandai dengan sikap posesif atau terlalu protektif akan berpengaruh pada perkembangan impostor syndrome dalam diri anak-anak.

Tidak hanya itu, studi juga menunjukkan bahwa orang yang berasal dari keluarga yang mengalami konflik tingkat tinggi dengan jumlah dukungan yang rendah kemungkinan lebih rentan mengalami sindrom ini.

Faktor lingkungan kerja atau sekolah pun turut andil memicu sindrom ini. Timbulnya rasa tidak pantas dan tidak mampu memulai posisi baru. Sindrom ini tampaknya lebih umum terjadi ketika orang sedang mengalami transisi dan mencoba hal-hal baru. Adanya tekanan untuk mencapai prestasi dan sukses, dikombinasikan dengan kurangnya pengalaman, juga dapat memicu perasaan tidak mampu dalam peran dan lingkungan baru.

Kepribadian dengan ciri tertentu pun bisa dikaitkan dengan risiko lebih tinggi mengalami sindrom satu ini. Sebagai pengingat, ada beberapa sifat atau karakteristik yang mungkin berperan sebagai pemicu sindrom ini, seperti :

baca juga

- Self-efficacy rendah --> Ini mengacu pada keyakinan seseorang pada kemampuannya untuk berhasil dalam situasi tertentu.

- Perfeksionis --> Hal ini memainkan peran penting dalam sindrom ini. Seseorang akan mengalami kesulitan dalam meminta bantuan dari orang lain dan menunda-nunda karena standar tinggi diri sendiri.

- Neurotisme --> salah satu dari lima dimensi kepribadian besar yang terkait dengan tingkat kecemasan, ketidakamanan, ketegangan, dan rasa bersalah yang tinggi.

Sindrom ini bisa diatasi dengan :

1. Cari orang lain, dan bicaralah.

2. Fokus.

3. Gali dan nilai potensi diri sendiri.

4. Berani melangkah.

5. Jangn bandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Tips Menulis Cerita Fantasi agar Menarik, Jangan Remehkan Riset!

4 Tips Menulis Cerita Fantasi agar Menarik, Jangan Remehkan Riset!

Your Say | Senin, 09 Januari 2023 | 09:39 WIB

Deretan Pekerjaan Sampingan untuk Ibu Rumah Tangga, Bekal Hadapi Ancaman Resesi

Deretan Pekerjaan Sampingan untuk Ibu Rumah Tangga, Bekal Hadapi Ancaman Resesi

Poptren | Senin, 09 Januari 2023 | 08:38 WIB

4 Zodiak yang Peduli dengan Kesehatan Mental, Kamu Termasuk Nggak?

4 Zodiak yang Peduli dengan Kesehatan Mental, Kamu Termasuk Nggak?

Your Say | Minggu, 08 Januari 2023 | 22:00 WIB

Terkini

Rumah Mewah di Sentul City Bogor Digeledah Gabungan Polri

Rumah Mewah di Sentul City Bogor Digeledah Gabungan Polri

Jabar | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:20 WIB

Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media

Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media

Kaltim | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:46 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Terima Uang Palsu Bisa Bikin Rugi, BI Sumsel Tegaskan Tak Bisa Diganti Meski Korban

Terima Uang Palsu Bisa Bikin Rugi, BI Sumsel Tegaskan Tak Bisa Diganti Meski Korban

Sumsel | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:29 WIB

BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan ke Enam Gereja, Perkuat Kepedulian dan Toleransi

BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan ke Enam Gereja, Perkuat Kepedulian dan Toleransi

Sumsel | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:28 WIB

PTBA Cetak Mekanik Muda Siap Industri, Lulusan Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim Dikukuhkan

PTBA Cetak Mekanik Muda Siap Industri, Lulusan Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim Dikukuhkan

Sumsel | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:08 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

×